DUGAAN PRAKTIK KOTOR PENGISIAN BBM TERJADI LAGI DI SPBU TANJUNG MORAWA



Tanjung Morawa — Dugaan praktik tidak wajar dalam distribusi bahan bakar minyak (BBM) kembali terjadi di SPBU 14.203.142 yang berlokasi di Jalan Bandar Labuhan, Tanjung Morawa.


Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, terlihat sejumlah kendaraan seperti kereta (sepeda motor) jenis Verza dan kendaraan yang diduga telah dimodifikasi (tander) melakukan pengisian BBM secara berulang (bolak-balik) dalam waktu singkat. Aktivitas ini memicu dugaan adanya penyalahgunaan BBM, khususnya jenis subsidi.


Warga yang berada di lokasi menyebutkan bahwa praktik tersebut bukan pertama kali terjadi. “Kendaraan yang sama bisa berkali-kali mengisi. Ini jelas merugikan masyarakat lain yang antre,” ujar salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya.


Lebih lanjut, muncul dugaan adanya kerja sama dengan oknum internal (ordal) sehingga aktivitas tersebut dapat berlangsung tanpa hambatan berarti. Namun, hingga saat ini informasi tersebut masih dalam tahap konfirmasi.


Dari hasil pemantauan sementara, terdapat sekitar sepuluh unit kendaraan yang diduga terlibat dalam aktivitas pengisian berulang dengan menggunakan wadah atau metode tertentu (penyuling), yang patut diduga sebagai bagian dari praktik penimbunan atau distribusi tidak sah.


Masyarakat berharap pihak pengelola SPBU dan instansi terkait segera melakukan pengecekan dan penindakan tegas apabila ditemukan pelanggaran, guna memastikan distribusi BBM berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran.


Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak SPBU maupun otoritas.(Tim)

0 Komentar