Desakan Keras Masyarakat Untuk APH Memeriksa Ketua DPRD Papua Barat Daya kerena diduga terlibat penggadaan Pakaian seragam dan PIN Anggota DPRD PBD


Sorong – Aparat penegak hukum tengah menangani perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam kegiatan penyediaan pakaian dinas dan atribut pada Sekretariat DPR Provinsi Papua Barat Daya Tahun Anggaran 2024. Perkara ini telah memasuki proses hukum dengan penetapan sejumlah tersangka oleh penyidik. 


Menurut keterangan resmi, penyidik menduga terdapat penyimpangan dalam pelaksanaan proyek pengadaan tersebut. Berdasarkan hasil perhitungan kerugian negara oleh BPK RI, nilai kerugian negara mencapai sekitar Rp715,48 juta. 


Kejaksaan Negeri Sorong menyatakan telah menerima pelimpahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) untuk selanjutnya mempersiapkan pelimpahan perkara ke pengadilan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. 


Selaku Tokoh Pemuda Doberai Brian Ambrauw mewakili Masyarakat meminta kepada Kapolda Papua Barat Daya dan Kejaksaan Tinggi Papua Barat daya secepatnya Memanggil Ortis Sagrim (Ketua DPRD Papua Barat daya) untuk di periksa karena yang bersangkutan terlibat dan ikut serta dalam khusus tersebut yang merugikan keuangan negara. 


Bagi Brian tidak ada tempat bagi orang korupsi di Republik Indonesia dan tidak ada yang kebal Hukum masyarakat asli Papua suda susah sehingga APH secepatnya memanggil Ketua DPR Papua Barat Daya yang terduca terlihat korupsi


Tidak menutup kemungkinan kami akan melaporkan dugaan keterlibatan Ketua DPRD kepada Presiden Secara langsung dan Tembusan kepada Kapolri dan Kejaksaan agung di Jakarta.(Tim)

0 Komentar