"VIDEO TRANSAKSI NARKOBA DIDUGA DILAKUKAN DIRUMAH RPJ DI LABURA BEREDAR, GARDA KAMTIBMAS MINTA KAPOLDA SUMUT TANGKAP PELAKU SEGERA"


(MEDAN)- Video yang memperlihatkan detik-detik transaksi narkoba jenis sabu diduga di rumah milik inisial RPJ yang melibatkan istri dan pengedar kaki tangannya yang hanya berjarak 8 kilo meter dari Polsek Aek Natas di wilayah Labuhan Batu Utara (Labura) saat ini sedang beredar viral dan menjadi perhatian masyarakat. 


Aduan dari masyarakat telah diterima, yang menyatakan adanya dugaan bandar narkoba beroperasi di Dusun Parsiluman, Desa Bandar Selamat, Kecamatan Aek Kuo, Labuhan Batu Utara.

 

Dugaan bisnis haram narkoba itu sudah puluhan tahun beroperasi dalam wilayah hukum Polda Sumatera Utara  semakin membuat masyarakat resah dan sangat khawatir dengan bebasnya barang haram dijual belikan secara mudah dan vulgar seperti tidak ada hukum direpublik ini belum lagi dampak yang sudah dirasakan masyarakat. 


Ketua Garda Kamtibmas Kota Medan, Arie Simanjuntak SH, menyatakan bahwa pihaknya telah berkolaborasi dan menyampaikan informasi ini kepada Ketua Garda Kamtibmas Sumut, dengan harapan Kapolda Sumatera Utara untuk bertindak tegas segera menindaklanjuti fakta yang ada.

 

"Kami mendesak Kapolda Sumatera Utara dan Direktur Narkoba Polda Sumut agar segera menyikapi, menindaklanjuti, dan menangkap pelaku bandar sabu yang diduga RPJ tersebut. Apabila penanganan masih lamban, kami dari Garda Kamtibmas Kota Medan dan Garda Kamtibmas Sumut akan mengambil langkah kongkrit sebagai bentuk tindak lanjut yang kami anggap tidak becus dalam penegakan hukum di Sumut khususnya pelaku narkoba," ujarnya, saat ditemui Wartawan, di Medan, Kamis (19/ 3/2026).

 

Dr. Surya Wahyu Danil, SH MH, Ketua Bidang Hukum Garda Kamtibmas Kota Medan, menjelaskan bahwa larangan peredaran narkoba diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1997 Jo Undang-Undang No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika, karena hal ini termasuk kategori kejahatan luar  biasa atau _extraordinari crime crime_, kejahatan terorganisir lintas negara atau _transnasional_ dan menjadi induk dari berbagai kejahatan atau _mother of crime_ lainnya.

 

"Peredaran narkoba yang masif berdampak secara tidak langsung pada korban sebagai pemakai sehingga hilangnya masa depan yang produktif, kerusakan fisik, kerusakan mental, kerusakan ekonomi dan terjadi disharmonis dalam keluarga berujung perceraian pada generasi muda di Labura umumnya di Labuhanbatu Raya serta mengancam ketahanan nasional, disisi lain memicu kriminal tingginya angka pelaku kejahatan dan korban seperti pencurian buah sawit, persmpokan dan begal kendaraan. Selain itu, perlu diketahui sebenarnya permasalahan ini mudah diselesaikan dan akibatnya jika pihak kepolisian mau memberantasnya dengan berkesinambungan apa lagi hal ini piur masalah hukum yang berhadapan langsung pelaku dengan negara yaitu pihak kepolisian dimana hukum yang berlaku terhadap pelaku merupakan delik umum atau _delicta communia_ tindak pidana yang langsung dapat diproses oleh pihak kepolisian tanpa adanya pengaduan atau laporan dari korban, masyarakat apa lagi ini sudah ada bukti video seharusnya tidak ada alasan pihak kepolisian Polda Sumut tidak melakukan tindakan tegas secara hukum untuk  memberantas dan menangkap diduga pelaku RPJ sebagai bandar besar dan pengedarnya, kemudian menyita seluruh harta kekayaannya dan wajib menempelkan tindak pidana pencucian uang (TPPU) karena uang yang diperoleh dari hasil sebuah kejahatan dari narkotika, terkait penegakan hukum sesuai slogan Kapolri presisi selanjutnya tidak ada lagi pembiaran bisnis haram narkoba ada dilabuhanbatu raya khususnya Dusun Parsiluman, Desa Bandar, Kecamatan Aek Kuo, Labura, pihak kepolisian Polda Sumut dapat memastikan bersih dari segala bentuk narkoba," jelas Surya Wahyu Danil. (Tim)

Dugaan Penyalahgunaan Jabatan, Bag Wassidik Polda Riau Diminta Periksa Penyidik Polsek Kandis


*Medan,-* Pihak keluarga tersangka kasus dugaan pencabulan, JFS (36) warga Kelurahan Kandis, Kecamatan, Kandis, Kabupaten Siak, Riau melalui Kuasa Hukumnya, Sorta Hernawati Hutasoit, SH, SPd, MH minta agar Bag Wassidik Polda Riau segera mengevaluasi penyelidikan dan kinerja penyidik Polsek Kandis atas dugaan penyalahgunaan jabatan dengan kesalahan penetapan dan penahan terhadap tersangka. Kuasa Hukum menilai, ada dugaan tersangka dikriminalisasi sebab, kasus ini sengaja dipaksakan karena dilatarbelakangi persaingan usaha dan diduga kuat melibatkan oknum polisi berinisial, RS dan oknum pengusaha.


"Terdapat kekeliruan atau kesalahan dalam penetapan Pasal yang disangkakan terhadap klien kami, JFS dalam perkaran tindak pidana pencabulan terhadap anak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 473 huruf (b) KUHPidana UU Nomor 1 tahun 2023, yang dituduhkan kepada klien kami tidak memenuhi unsur pidana sebagaimana yang disangkakan dalam pasal tersebut. Sebab korban,  Husi merupakan seorang wanita dewasa dan bekerja lama sebagai pengasuh anak sekaligus asisten rumah tangga (ART) sudah berusia 19 sampai 20 tahun. Sesuai dengan KUHP yang sejalan dengan yurisprudensi Mahkamah Agung (MA) seorang dianggap dewasa dan cakap bertindak hukum apabila telah mencapai 18 tahun atau pernah kawin,"jelas Sorta Hernawati saat memberikan keterangan pada wartawan, Kamis (19/3) di Medan. 


Lebih jauh, pernyataan korban sudah berusia  19 sampai 20 tahun dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) tersangka, JFS dalam poin 13 yang berbunyi "Dapat saya jelaskan saya tidak mengetahui pasti terkait umur saudari Husi, tetap berdasarkan informasi dari istri saya bahwa  umur saudari Husi tersebut lebih kurang 19 sampai 20 tahun,"jelasnya. 


Dikatakan Sorta, perbuatan yang disangkakan penyidik Polsek Kandis terhadap klien kami adalah perbuatan yang sama sekali tidak pernah dilakukan oleh klien  kami. Namun penyidik Polsek Kandis terlalu prematur untuk memaksakan perkara ini untuk diproses, menangkap dan langsung menahan klien kami ke rumah tahanan Polsek Kandis, tanpa meninggalkan surat perintah penangkapan dan surat perintah penahanan. 


Penyidik dalam menetapkan tersangka dan melakukan penahanan, sambung Sorta, terkesan sangat prematur/tergesah-gesah tanpa ada mengumpulkan dua alat bukti yang sah dalam penetapan tersangka, dengan hanya mendengarkan keterangan saksi korban. 


"Perbuatan yang disangkakan terhadap klien saya adalah perbuatan yang sama sekali tidak dilakukan klien  saya. Karena bukti berupa visum yang dikatakan dalam BAP tersangka yang menyatakan saksi korban sudah memasukkan alat kelamin tersangka ke dalam kemaluan korban sama sekali tidak benar. Sesuai dengan keterangan klien saya dalam BAP di Polsek Kandis, karena kejadian yang dilaporkan sekitar bulan Januari 2026, namun korban baru melaporkan peristiwa itu pada 11 Maret 2026,"terang Sorta. 


Klien kami, kata Sorta, juga sudah dicemarkan nama baiknya seperti yang disiarkan di beberapa media online yang menuding klien kami sering memaksa korban untuk melakukan hubungan layaknya suami-istri. Padahal, menurut klien kami selama di rumah klien kami sangat jarang bertemu dengan korban karena kegiatan klien kami sehari-harinya yang berdagang ikan di  Jalan Pekanbaru-Kandis Km 79 tepatnya di Pasar Baru. Dimana klien kami setiap harinya berangkat dari rumah pukul 03.30 WIB  hingga kembali lagi ke rumah pada pukul 20.00 WIB malam. Keterangan ini juga dituangkan dalam BAP pada poin ke-9. 


Dalam BAP tersangka, ungkap Sorta, klien kami juga menerangkan bahwa selama bekerja di rumah tersangka, korban memiliki sifat yang tidak sopan, yang diterangkan dalam poin 7. Selain tidak sopan, selama bekerja korban juga sering bersikap sembarangan dan sering lalai saat menjaga anak klien kami yang pernah tersiram air panas karena kelalaian korban. Keterangan ini juga dituangkan tersangka dalam BAP point ke-8. 


Atas uraian tersebut, Kuasa Hukum menilai bahwa penyidik yang menangani kasus yang teregister dalam Laporan Polisi Nomor: LP/B/26/III/2026 SPKT/Polsek Kandis/ Polres Siak/ Polda Riau tanggal 11 Maret 2026 tidak profesional dan diduga melakukan penyalahgunaan jabatan dengan kesalahan penetapan dan penahan terhadap tersangka. "Untuk itu, kami minta Bag Wassidik Polda Riau segera mengevaluasi kinerja penyidik dan Kanit Reskrim Polsek Kandis yang menangani kasus ini  tidak profesional. Ini jelas mencoreng institusi kepolisian yang harusnya menjadi Polri yang Presisi dan Humanis sesuai jargon yang diusung Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo,"pungkasnya. 


Sementara, istri tersangka, Rita Melani Br Silalahi menambahkan, selama bekerja di rumah mereka, korban, Husi sering keluar rumah dan pulang larut malam sekitar Pukul 24.00 WIB sampai pukul 01.00 WIB. Untuk itu, Rita mohon kepada Kapolda Riau, Irjen Pol Herry  Heryawan agar memberi keadilan untuk suaminya yang sama sekali tidak pernah melakukan perbuatan cabul seperti yang dituduhkan selama ini. Dia berharap Kapolda Riau, masih punya hari nurani dan melihat kasus ini dengan objektif. Begitu juga dengan Wassidik agar melakukan gelar perkara yang objektif dan profesional. *(Tim)*

Sambut Lebaran, DPW A - PPI Sumut Laksanakan Buka Bersama Dengan Seluruh Anggota dan Berikan Parsel Lebaran

 



Medan - Dipenghujung Ramadhan 1447 H, DPW Asosiasi Pewarta Pers Indonesia (A - PPI) Sumut dibawah pimpinan Hardep SH melaksanakan acara buka puasa bersama dengan seluruh anggota dan pengurus DPD serta para Dewan Penasehat di Ayam Penyet Cabe Hijau Jalan Sunggal Medan pada Kamis (19/3/2026).


Dalam acara buka puasa bersama tersebut, Ketua DPW A - PPI Sumut Hardep SH juga mengumumkan kepengurusan baru dijabatan Sekretaris yang mana sebelumnya dijabat oleh Iren Sinaga namun kini dijabat oleh Leo Wijaya SE.


Tampak hadir dalam acara buka puasa bersama itu Penasehat DPW A - PPI Sumut Henry Pakpahan SH, Ketua DPD A - PPI Deli Serdang, Ketua DPD A - PPI Tebing Tinggi serta Ketua DPD A - PPI Kota Medan.


Dalam acara itu juga, Ketua DPW A - PPI Sumut Hardep SH turut juga membagikan sejumlah parsel bagi para anggota yang merayakan lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah. Hardep SH juga mengatakan dengan dilakukannya Buka Puasa Bersama ini, seluruh anggota A - PPI Sumut dapat lebih solid lagi kedepannya. Apalagi di tahun ini A - PPI Sumut akan melaksanakan pelantikan. Diakhir acara Ketua DPW A - PPI Sumut melakukan photo bersama dengan seluruh pengurus yang hadir.(Tim)

Setelah Ramadan Ukhuwah Islamiyah Harus Ditingkatkan

 



*Medan,-* Salah satu hikmah yang bisa dipetik dari bulan suci Ramadan adalah mengerjakan salat tarawih berjamaah. Ukhuwah islamiyah terjadi saat kita salat tarawih berjamaah. 


"Mestinya di luar salat berjamaah ukhuwah islamiyah juga terjadi. Jadi bulan suci Ramadan selama sebulan ini harus berbekas sebagai bekal menjalani 11 bulan lainnya baik itu ibadahnya, akhlaknya, ukhuwah islamiyah dan ukhuwah watoniyah juga harus lebih ditingkatkan,"demikian disampaikan KH Ustaz Khumaidi Al Jabali, SPdi saat mengisi Safari Ramadan 1447 Hijriah bertema "Ramadan Mempererat Ukhuwah Islamiyah,  Memperkokoh Persatuan Bangsa," di Masjid Taqwa, Polonia, Medan, Rabu (18/3). 


Lebih jauh, di penghujung bulan suci Ramadan, kata Ustaz Khumaidi, kita harus pandai-pandai mengambil hikmah Ramadan. Sebab, orang yang sukses dalam menjalani Ramadan, adalah orang yang bisa merubah diri. "Karena Ramadan ini ibarat training. Orang yang sukses mengikuti Ramadan ini mestinya berubah minimal tambah ilmu, tambah iman, tambah ibadah dan akhlaknya,"sebutnya. 


Kalau ternyata setelah Ramadan tidak ada bekasnya, bisa selama mengikuti Ramadan  ini tidak sempurna. Beberapa hikmah yang bisa dipetik dari Ramadan diantaranya, puasa, salat tarawih berjamaah dan zakat fitrah. Dengan berpuasa, kata Ustaz Khumaidi, kita akan mengetahui bagaimana di luar sana orang yang mengalami kelaparan. 


Kalau kita sudah tahu bagaimana rasanya orang yang kelaparan diharapkan akan menumbuhkan sikap empati dan kepedulian pada orang yang membutuhkan dan kelaparan. "Hikmah lainnya dari berpuasa ialah melatih kejujuran dan kesabaran. Mestinya setelah bulan Ramadan berlalu dan kita tidak berpuasa lagi kejujuran dan kesabaran ini tetap terbawa,"ungkapnya. 


Sementara Ketua BKM Masjid Taqwa Polonia, Medan, Munawar menambahkan, Safari Ramadan yang mengangkat tema ukhuwah islamiyah sangat releven dengan kondisi bangsa yang multikultural dan heterogen menjadi pengingat bagi kita semua. Kita butuh perekat yang menyatukan keragaman umat di Indonesia salah satu tindak konkritnya Safari Ramadan kita pada malam ini. 


Sekadar informasi, rangkaian Safari Ramadan 1447 Hijirah ini sebelumnya juga sudah terlaksana dengan baik di 

Masjid Fail Khoir, Kampung Lalang, Jalan Gunung Krakatau 1, Kelurahan Rantau Laban, Kecamatan Rambutan

Kota Tebing Tinggi. *(Tim)*

Komandan Garda Kamtibmas Indonesia Kota Medan Mendukung Penuh Kasad Narkoba Polrestabes Medan Penangkapan Kepling Medan Barar



Medan | 19 maret 2026 

Komandan DPC Garda Kamtibmas Kota Medan Arie Simanjuntak.S.H  , mendukung penuh atas kinerja kerja Kasad Narkoba Polrestabes Medan Kompol Rafli Yusuf Nugraha, terkait penangkapan kepala Kapling Medan Barat yg nyari diduga sebagai bandar sabu yang mana telah ditangkap di rumah tgl 9 Maret 2026 skitar pukul yos sudarso di rumahnya lingkungan 13 pulau  brayan Medan .


Penangkapan yg dilakukan pada tgl 9 Maret 2026 oleh Kasad Narkoba Polrestabes Medan adalah langkah positif menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat kota medan , dimana dibulan Ramadhan yg penuh barokah ini kegiatan pemberantasan Narkoba harus tetap di tingkatkan agar masyarakat tidak terjerumus dalam narkoba 


Komandan Garda Kamtibmas Kota Medan , menegaskan langkah"tegas ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam menjaga norma" agama , norma sosial serta mencegah penyalahgunaan Narkotik di wilayah hukum Kota Medan 


Kami DPC Garda Kamtibmas Kota Medan ,  sangat mendukung penuh langkah" yg diambil oleh Kasad Narkoba Polrestabes Medan , Kompol Rafli Yusuf Nugraha , dalam menertibkan tempat" pemakaian Nakoba dan para penggunanya , bgtu juga di tempat  hiburan" malam yg mungkin msh ad  beroperasi di bulan Ramadhan ini yg berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat kota medan  khususnya .

Ini adalah upaya bersama untk meciptakan lingkungan yg aman , kondusif bersih dari Narkotik.(Tim)

Penerimaan SK Garda Kamtibmas Indonesia Kab. Deli Serdang Di Komandoi Dufril, SPd Secara Aklamasi

 


Deli Serdang, 19 Maret 2026

Telah dilaksanakan kegiatan penyerahan Surat Keputusan (SK) Garda Kamtibmas Indonesia untuk wilayah Deli Serdang pada hari Kamis, 19 Maret 2026, bertempat di Jalan Medan – Lubuk Pakam Km 14,5, Tanjung Morawa.


Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua DPD Garda Kamtibmas Indonesia, Bapak Juanda Simanjuntak, ST., S.Pd., yang secara resmi menyerahkan SK kepada jajaran pengurus dan anggota Garda Kamtibmas Indonesia Deli Serdang.


Adapun susunan pengurus yang menerima SK antara lain:

Komandan: Dufril, S.Pd

Kastaf: Zulbahri Pasaribu

Bendahara: Siti Hanifa


Kegiatan ini turut dihadiri oleh penasehat, Bapak Daniel Aritonang, SH, serta seluruh anggota Garda Kamtibmas Indonesia Deli Serdang.


Dalam sambutannya, Ketua DPD menyampaikan harapan agar seluruh jajaran Garda Kamtibmas dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta aktif bersinergi dengan aparat dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.


Dengan diserahkannya SK ini, diharapkan Garda Kamtibmas Indonesia Deli Serdang semakin solid, profesional, dan berperan aktif dalam menjaga stabilitas keamanan di tengah masyarakat.


Demikian rilis berita ini disampaikan untuk menjadi informasi kepada publik.(Tim)

Mudik Aman Berbagi Harapan” PTPN 1 Regional 1 Lepas Tiga Bus Mudik Gratis



*Tanjung Morawa,-* Region Head PT Perkebunan Nusantara I Regional 1, Wispramono Budiman bersama Operation Head Ganda Wiatmaja melepas keberangkatan tiga unit bus mudik gratis bagi masyarakat dan keluarga besar PTPN yang akan pulang ke kampung halaman menjelang Hari Raya Idulfitri, Selasa (17/3).


Pelepasan dilakukan di halaman Kantor PTPN I Regional 1 di Tanjung Morawa.

Dalam sambutannya, Wispramono Budiman menyampaikan harapannya agar para peserta mudik dapat menempuh perjalanan dengan aman serta menikmati momen Lebaran bersama keluarga di kampung halaman.


“Selamat jalan, semoga sampai di tujuan dengan aman dan dapat menikmati Lebaran di kampung halaman bersama keluarga,” ujarnya saat melepas rombongan pemudik.


Operation Head PTPN I Regional 1, Ganda Wiatmaja, mengatakan bahwa program mudik gratis ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat, khususnya mereka yang akan merayakan Idulfitri di kampung halaman.


Menurutnya, selama ini PTPN 1 Regional 1 hanya berpartisipasi dalam program mudik gratis yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Namun pada tahun ini, perusahaan untuk pertama kalinya menyelenggarakan program mudik gratis secara mandiri dengan menyiapkan tiga unit bus bagi masyarakat.


Adapun tiga bus yang disediakan melayani beberapa rute perjalanan, yakni satu bus menuju Pekanbaru, Riau, melalui rute Labuhan Batu, dan dua bus lainnya menuju Bukit Tinggi, Sumatera Barat, melalui rute Padang Sidempuan.


“Kegiatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat sekaligus memberikan alternatif transportasi yang lebih aman bagi para pemudik dibandingkan menggunakan sepeda motor dan mengurangi jumlah kepadatan kendaraan mudik di jalan,” kata Ganda.


Ia menambahkan, program mudik gratis ini direncanakan menjadi agenda tahunan yang dilaksanakan melalui PTPN 1 Regional 1 sebagai bagian dari program yang diinisiasi oleh Danantara dan BP BUMN yang melibatkan PTPN Group.


Manajemen Regional 1 berharap kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang dengan jumlah peserta yang lebih banyak, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.


Sejalan dengan harapan Manajemen Regional 1, salah seorang masyarakat yang ikut dalam rombongan mudik gratis dengan tujuan Bukit Tinggi, Bapak Erwin mengatakan “Kami dari Masyarakat mengucapkan banyak terima kasih kepada PTPN I yang telah mengadakan mudik lebaran bersama rombongan keluarga kita semua , jadi kita berharap di tahun-tahun berikutnya masih bisa dilaksanakan mudik gratis ini”.


Acara pelepasan Mudik gratis PTPN I Regional 1 ini juga dihadiri Kepala Bagian dan seluruh karyawan karyawati PTPN I Regional 1 Tanjung Morawa. *(Tim)*

Dukung Polri Objektif Dan Profesional, Ungkap Kasus Andrie Yunus



*Medan,-* Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan, Irfan Sahputr, SH, MH menyatakan mendukung Polri agar objektif dan profesional dalam penanganan kasus penyiraman air keras terhadap pembela HAM yang juga aktivis KontraS, Andrie Yunus. Dia minta semua pihak khususnya, para pembela HAM dan mahasiswa terus bersuara sampai kasus ini terungkap sampai ke otak pelakunya. 


"Kita tegas dalam kasus yang menimpa Andrie Yunus merupakan tindak pidana percobaan pembunuhan berencana. Melihat temuan di lapangan para pelaku diduga aktor-aktor yang terlatih terlihat dari mekanisme yang dilakukan, mulai dari mekanisme pemantauan dan profiling bukan dilakukan oleh orang sembarangan. Untuk itu, kita harus dukung Polri agar objektif dan profesional dalam menangani kasus ini,"jelasnya saat memaparkan materi dalam Focus Group Discussion (FGD) bertema "Aparat Negara Harus Menjamin Demokrasi dan Keselamatan Rakyat", Selasa (17/3) di Sekretariat Badko HMI Sumut Jalan Adinegoro Nomor 15, Medan. 


Hadir dalam kesempatan itu, Ketua Badko HMI Sumut, Yusril Mahendra Butar-butar dan dua Narasumber lainnya yakni, Direktur Bakumsu, Juniaty Aritonang, M. Sos dan Pengamat HAM, SH, MH. 


Lebih jauh disampaikan Irfan, kasus yang menimpa Andrie Yunus diduga dilakukan oleh orang-orang terlatih dan bukan orang sembarangan. Indikasinya, kalau dilakukan oleh orang awam Polri akan mudah menangkap para pelakunya. Sedangkan dalam kasus ini, sudah berjalan hampir sepekan aktor lapangan belum juga tertangkap. 


"Kita juga mendesak lembaga independen Komnas HAM, jika ada indikasi keterlibatan aparatur negara Komnas HAM harus aktif melakukan penyelidikan. Kalau ini dibiarkan tidak tertutup kemungkinan bakal terjadi oleh para pembela HAM di Indonesia, kita sebagai mata Andrie Yunus harus mengawal kasus ini. Kalau ini tidak dikawal akan menjadi preseden buruk dan catatan buruk negara gagal mengungkap kasus ini,"ungkapnya. 


Direktur Bakumsu, Juniaty Aritonang, M. Sos menyampaikan, dalam kasus yang dialami Andrie Yunus, terlihat memang ada sesuatu yang sistematis yang terencana. Fakta yang terjadi ini dilakukan orang-orang yang terorganisir dan berpengalaman. "Dugaan kuat saya, memang ada nuansa muatan TNI, Mengapa? Karena kerja-kerja Andrie sebelumnya dalam RUU TNI dia sangat vokal mengkritisi kebijakan tersebut, kalau berkaca dari tuntutan yg terjadi, saat dia mengkritisi UU TNI disitu dia mengalami percobaan pembunuhan,"jelas Juniaty. 


Dari sisi sosial politik, lanjut Juniaty, ini merupakan upaya oembungkaman suara-suara kritis. Andrie salah satu contoh kasus, bagaimana aparat negara melakukan pembungkaman suara-suara kritis dari masyarakat sipil. 



Sementara, Ketua Badko HMI Sumut, Yusril Mahendra Butar-butar menambahkan, dalam pernyataan sikapnya Badko HMI Sumut mengutuk keras penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus sebagai bentuk kekerasan yang tidak berprikemanusiaan dan bertentangan dengan nilai-nilai Islam, prinsip kemanusiaan universal,  serta cita-cita konstitusi RI. Badko HMI Sumut juga menegaskan bahwa teror terhadap aktivis merupakan ancaman serius terhadap demokrasi, kebebasan sipil dan perjuangan masyarakat dalam menegakkan keadilan dan HAM. 


"Mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus ini secara transparan , profesional dan independen termasuk mengungkap seluruh pihak yang terlibat baik sebagai pelaku langsung maupun aktor intelektual di balik peristiwa. Menuntut negara untuk menjamin perlindungan yang nyata terhadap para pembela HAM, aktivis masyarakat sipil dan seluruh warga negara yang memperjuangkan nilai keadilan dan kemanusiaan,"tukasnya. *(Tim)*

Generasi Muda Tetap Fokus Beri Kontribusi Positif


*Medan,-* Di tengah situasi geopolitik global yang semakin memanas, generasi muda di Indonesia khususnya di Sumatera Utara diminta agar tetap fokus memberikan kontribusi positif bagi rakyat Indonesia. Salah satu cara dengan mendukung program-program pemerintah. 


"Kita berharap anak muda bisa semakin kompak dan semangat berkarya walaupun secara geopolitik global tidak menguntungkan karena perang. Walau demikian kita tetap fokus dan memberikan kontribusi positif bagi rakyat Indonesia,"jelas Ketua Umum Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Sumut, Hendra Hidayat, MSi di sela-sela kegiatan buka puasa bersama dan diskusi "Dukung Kebijakan Pemerintah", menuju Indonesia Emas 2045, Selasa (17/3) di Medan. 


Program-program pemerintah seperti, Sekolah Rakyat, Koperasi Merah Putih (KMP), Makan Bergizi Gratis (MBG) saling berkaitan untuk menuju Indonesia Emas 2045 degan keuntungan bonus demografi yang harus kita manfaatkan dengan optimal. Untuk itu, PKG Sumut kata Hendra, yang ada di tiap-tiap kabupaten/kita terus mendukung program-program pemerintah  berkolaborasi dengan pemerintah daerah memberi dukungan dan pemantauan bagaimana program pemerintah ini berjalan dengan baik. 


"Harus kita bantu untuk mensukseskan semua program pemerintah yang saling berkaitan untuk mensejahterakan masyarakat, disisi lain adanya peperangan yang terjadi di Luar Negeri, kita harus tetap komitment mendukung setiap kebijakan Pemerintah, "jelasnya. 


Diskusi tersebut menghadirkan Narasumber akademisi sekaligus tenaga pendidik, Ninda Ulfa, MPd, dalam pemaparannya Ninda menyampaikan, Indonesia saat ini tengah dihadapkan pada tantangan bonus demografi pada tahun 2045 mendatang. Tentunya, bonus demografi tidak bisa dicapai kalau hanya sekadar program saja. 


"Visi 2045 Indonesia yang mengharapkan menjadi negara yang maju dengan SDM yang unggul dan berdaya saing. Harus dimulai dari pemenuhan gizi. Sebab gizi dengan  perkembangan intelektual sangat berhubungan. Anak dengan  kecerdasan yang tinggi umumnya punya kecukupan gizi yang baik,"ungkapnya. 


Gizi, sebut Ninda, sangat berpengaruh pada kemampuan kecerdasan anak. Untuk menjawab tantangan pemenuhan gizi bagi anak Indonesia pemerintah meluncurkan program MBG. 


"Untuk meningkatkan status gizi masyarakat dan kualitas pendidikan. Negara coba hadir di lingkungan masyarakat dengan program MBG. Negara hadir dengan adil dan kesetaraan. Mari kita dukung program ini sambil melakukan pengawasan,"jelasnya.


"Manfaat lain, tingkat kehadiran siswa di sekolah lebih tinggi. Adanya program MBG anak-anak  jadi suka hadir ke sekolah. Waktu libur, MBG tetap diberikan. Selain kecerdasan dan gizi terpenuhi, animo siswa ke sekolah lebih meningkat.


Setiap program yang dijalankan Pemerintah tentunya membawa dampak yang baik bagi masyarakat, sehingga perlu kita dukung, "tukasnya. *(Tim)*

DPC Hiswana Migas Sumut bersama Pertamina Regional Sumbagut pastikan kebutuhan energy menjelang Lebaran 2026 aman


*Sumatra Utara,-* Selasa, 17 Maret 2026. Berdasarkan pantauan situasi menjelang Lebaran 2026 (Ramadan & Idulfitri 1447 H), DPC Hiswana Migas Sumatera Utara bersama Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut telah memastikan kelancaran dan keamanan kebutuhan energy masyarakat dengan menjamin stok BBM dan Gas LPG, membentuk Satgas Rafi 2026, himbauan anti-panic buying, optimalisasi layanan di jalur mudik dan pengawasan penyaluran BBM dan Gas LPG.


Ketua DPC Hiswana Migas Sumut Haris Razali memastikan kelancaran dan keamanan kebutuhan energy masyarakat dengan menjamin stok BBM dan Gas LPG serta pengawasan penyalurannya. “Jelang arus mudik dan libur Lebaran, saya minta seluruh anggota DPC Hiswana Migas Sumatera Utara pengelola SPBU memastikan stok BBM aman dan tercukupi. Jangan ada yang melakukan penyelewengan penyaluran dan penimbunan. Pastikan operasional SPBU tetap berjalan normal 24 jam di jalur-jalur mudik utama, serta tingkatkan pelayanan dan kenyamanan konsumen.” Ujarnya.


Untuk kebutuhan Gas LPG, menjelang hari raya biasanya meningkat. “Kepada seluruh agen dan pangkalan agar tidak menahan stok dan memastikan distribusi lancar hingga ke masyarakat. Pastikan pangkalan tetap buka dan melayani kebutuhan harian warga, serta tidak menjual di atas HET (Harga Eceran Tertinggi)” Himbaunya.


Ketua DPC Hiswana Migas Sumut Haris Razali meminta masyarakat untuk tidak melakukan panic buying atau pembelian berlebihan akibat isu kelangkaan. “Kami jamin pasokan tetap berjalan normal, baik melalui jalur darat maupun laut, bahkan di tengah potensi gangguan.” Ujarnya.


Untuk memastikan kenyamanan dan kelancaran pelayanan, seluruh SPBU diminta untuk menyiapkan tim satuan tugas (Satgas) Ramadan dan Idul Fitri. Pastikan fasilitas toilet, tempat ibadah, dan kebersihan SPBU terjaga untuk kenyamanan pemudik. *(Tim)*

DPD BM PAN Kota Medan Gelar Buka Puasa Bersama di Hotel Miyana Medan



Medan  – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) Kota Medan menggelar kegiatan buka puasa bersama yang berlangsung di Hotel Miyana Medan, Jalan H. Anif, Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu (14/3/2026).


Kegiatan yang berlangsung penuh keakraban tersebut dihadiri oleh pengurus serta kader BM PAN Kota Medan. Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Wali Kota Medan, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Medan, serta Kapolsek Medan Tembung.


Ketua Panitia kegiatan, Ahmad Tohir, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader dan undangan yang telah hadir dalam kegiatan buka puasa bersama tersebut sebagai bentuk mempererat silaturahmi di bulan suci Ramadan.


Sementara itu, Ketua DPD BM PAN Kota Medan dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur karena para kader masih diberikan kesempatan untuk berkumpul dan mempererat hubungan kekeluargaan.


“Di bulan suci Ramadan ini kita masih diberikan kesempatan untuk bersilaturahmi dan berkumpul dalam kegiatan hari ini. Alhamdulillah, tahun ini merupakan tahun ke-4 kami mengnahkodai organisasi ini, dan tentunya masih banyak kekurangan dalam kepemimpinan kami,” ujarnya.


Ia juga menyampaikan bahwa hingga saat ini BM PAN Kota Medan telah berhasil membentuk sekitar 70 ranting yang siap berkontribusi dan membantu masyarakat di berbagai sektor.


“Kami telah membentuk sekitar 70 ranting yang siap berkontribusi dan membantu masyarakat. BM PAN siap berada di berbagai sektor dan berbagai elemen yang ada di Kota Medan,” tambahnya.


Namun dalam kesempatan tersebut, Ketua DPD BM PAN Kota Medan juga menyayangkan ketidakhadiran Wali Kota Medan, Rico Waas, dalam kegiatan tersebut.


“Kami sangat menyayangkan ketidakhadiran Bapak Wali Kota Medan, Rico Waas, dalam kegiatan kami hari ini. Bahkan dalam beberapa kegiatan yang digelar oleh DPD BM PAN Kota Medan sebelumnya, beliau juga tidak pernah hadir. Ada apa dengan Wali Kota Medan kita sekarang? Padahal kami dari DPD BM PAN Kota Medan sudah menyampaikan undangan secara resmi,” ungkapnya.


Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPW BM PAN Sumatera Utara menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini memiliki banyak hikmah serta menjadi sarana mempererat kebersamaan antar kader.


“Kegiatan buka puasa ini memiliki banyak hikmah. Teman-teman BM PAN Kota Medan sangat luar biasa. Kami berharap pengurus BM PAN Kota Medan dapat membantu berbagai sektor, termasuk bersinergi dengan pihak kepolisian serta membantu Pemerintah Kota Medan,” ujarnya.


Sebelum berbuka puasa, kegiatan terlebih dahulu diisi dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Mahmud Yunus Daulay yang memberikan ceramah keagamaan mengenai makna Ramadan serta pentingnya menjaga ukhuwah dan kepedulian sosial.


Dalam kegiatan tersebut, Ketua DPD BM PAN Kota Medan juga menyerahkan sejumlah paket sembako Lebaran kepada kader terbaik serta kepada kader DPC BM PAN se-Kota Medan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka.


Acara kemudian ditutup dengan buka puasa bersama yang berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan.(Tim)

Garda Kamtibmas Sumut Bagikan 1.000 Bungkus Takjil kepada Masyarakat di Kota Medan

 


Medan, 14 Maret 2026 – Garda Kamtibmas Sumatera Utara melaksanakan kegiatan sosial dengan membagikan sebanyak 1.000 bungkus takjil kepada masyarakat di Kota Medan 


Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Komandan Sumatera Utara, Juanda Simanjuntak, ST., S.Pd, bersama seluruh jajaran pengurus Kota Medan yang dikomandoi oleh Ari Simanjuntak, SH. Pembagian takjil dilakukan kepada para pengguna jalan dan masyarakat yang melintas menjelang waktu berbuka puasa.


Komandan Garda Kamtibmas Sumut, Juanda Simanjuntak, menyampaikan bahwa kegiatan berbagi takjil ini merupakan bentuk kepedulian sosial serta komitmen Garda Kamtibmas untuk selalu hadir di tengah masyarakat.


“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat, sekaligus mempererat hubungan antara Garda Kamtibmas dan warga Kota Medan, khususnya di bulan penuh berkah ini,” ujarnya.


Sementara itu, Ari Simanjuntak selaku pimpinan pengurus Kota Medan menyatakan bahwa seluruh jajaran pengurus siap terus melaksanakan kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.


Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat yang menerima takjil, dan diharapkan dapat memperkuat rasa kebersamaan serta semangat berbagi di bulan Ramadan.(Tim)

Pemuda Pancasila Deli Serdang Buka Puasa Bersama



*DELI SERDANG,-* Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila (PP) Sumatera Utara H Musa Rajekshah yang akrab disapa Ijeck meminta kader PP pada bulan suci Ramadhan 1447 H /2026 agar berlomba-lomba dan terus berbuat kebaikan.


Hal itu dikatakan H Musa Rajekshah dalam bimbingannya pada acara buka puasa bersama MPC PP Kabupaten Deli Serdang yang mengambil thema "Tebar kebahagiaan, tingkatkan persaudaraan dalam keindahan di bulan suci Ramadhan"

di Miyana Hotel, Jalan H Anif pada Jumat (13/3/2026).


"Saya mengapresiasi MPC PP Deli Serdang di bawah komando Junaidi SH yang selalu aktif melaksanakan pembagian takjil berbuka puasa. Juga MPC lainnya juga saya ucapkan terimakasih," ujar H Musa Rajekshah.


H Musa Rajekshah, yang juga anggota DPR RI ini  juga meminta kader PP agar selalu berbagi dengan masyarakat dan anak yatim. Serta memperbanyak amal ibadah karena janji Allah sudah pasti diberikan balasan pahala yang berlimpah.


"Hindari perbuatan negatif yang membuat masyarakat kecewa dan ketakutan. Dan jadikan buka puasa bersama ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan silaturahmi antar kader Pemuda Pancasila dan masyarakat," jelasnya.


H Musa Rajekshah juga mengucapkan terimakasih kepada Junaidi SH yang tidak mendukung pemindahan Masjid Al Ikhlas di Komplek Veteran, Desa Medan Estate, Deliserdang oleh pengembang.


"Saya diundang Junaidi SH agar  sama-sama sholat di Mesjid Al Ikhlas tersebut beberapa waktu lalu. Dan Junaidi SH beserta jemaah siap mempertahankan mesjid tersebut agar tidak dipindahkan," tegas Ijeck.


Sedangkan Ketua MPC PP Deli Serdang, Junaidi SH dalam sambutannya mengatakan akan membenahi kekurangan-kekurangan tahap demi tahap di tubuh organisasi.


"Kegiatan berbuka puasa bersama sekaligus silaturahmi antar kader dan rekan juang Pemuda Pancasila bertujuan  menguatkan hubungan antar kader organisasi. Kita bisa meningkatkan hal-hal baik di bulan suci Ramadhan ini agar menjadi bekal kita nanti kembali kepada Allah SWT,” kata Junaidi SH


Junaidi SH yang juga anggota DPRD Kabupaten Deli Serdang ini menjelaskan kepada Ketua MPW PP Sumut bahwa pengurus MPC dan PAC selama bulan suci Ramadhan  rutin menggelar pembagian takjil di depan Sekretariat MPC PP Deli Serdang.


"Selama bulan suci Ramadhan, kami tetap melakukan pembagian takjil kepada masyarakat. Dan kegiatan sangat diapresiasi warga," tambah Junaidi SH.


Pria yang akrab disapa John ini juga mengajak kader Pemuda Pancasila di Deli Serdang untuk sama-sama membesarkan organisasi.  


“Organisasi ini bisa makin besar jika kita sama-sama bekerjasama. Mari tetap menjaga kekompakan, memperkuat persaudaraan, serta terus menjunjung tinggi nilai-nilai organisasi dalam kehidupan bermasyarakat," jelasnya.


Juga dilakukan pemberian santunan kepada kaum dhuafa dan anak yatim.


Turut hadir pengurus MPW Sumut, MPC Kota Medan, MPC PP Deli Serdang, dan Ketua PAC se-Deli Serdang.


Juga turut hadir Zakky Shahri, SH (Ketua DPRD Kabupaten Deli Serdang), mewakili Bupati Deli Serdang, mewakili Kapolresta Deli Serdang dan undangan lainnya.


Amatan wartawan, buka puasa bersama  berjalan aman dan lancar. *(Tim)*

Intelkam Polda Sumut Subdit 2 Ekonomi, Buka Puasa Bersama Menjalin Tali Silaturahmi


*MEDAN,-* Semangat kebersamaan di acara buka puasa bersama menjadi momentun bulan suci ramadhan di dimanfaatkan oleh Subdit 2 Ekonomi Intelkam Polda Sumut yang dilaksanakan di Ruang Kuphi jl. Kapten Muslim Kec. Medan Helvetia, Jum'at.(13/3/2026)


Kegiatan buka bersama ini dipimpin langsung Kasubdit 2 Ekonomi Intelkam Bapak Kompol Trio Romy Manik, S.H, bersama puluhan personil anggota lainnya.


Semangat mempererat hubungan antar personil di suasana buka bersama menjadi tujuan utama dengan penuh kehangatan sembari menikmati hidangan buka puasa sederhana namun penuh makna.


Usai melaksanakan buka puasa bersama ,kegiatan dilanjutkan dengan membagi sembako kepada semua personil yang hadir.


Bulan Ramadhan yang penuh berkah dan di moment buka puasa ini kita lebih tingkatkan solidaritas dan kebersamaan  anggota intelkam," ujar Kompol Romy.


Kasubdit berterima kasih kepada semua anggota unit 2 dan berharap tiap personil mempererat kebersamaan selalu. *(Tim)*

Komunitas Andien Medan Ajak Jaga Kamtibmas


*Medan,-* Ketua Komunitas Motor, Andien Kota Medan, Haekal Pamungkas dengan tegas menolak segala bentuk kegiatan geng motor yang bersifat anarkis dan meresahkan masyarakat. Komunitas Motor Andien Kota Medan mengajak masyarakat Kota Medan khususnya anak muda untuk menjaga Kamtibmas di lingkungan masing-masing serta menolak kejahatan jalanan.


"Kegiatan komunitas Motor Andien Kota Medan pada,  Jumat (13/3/2026 melakukan kegiatan Sahur On The Road sekaligus membagikan makanan sahur kepada warga - warga yang berada dijalan,"jelas Haekal pada wartawan, Jumat (13/3/2026). 



Selain itu, lanjut Haekal, kami mengimbau kepada semua pihak untuk bersatu menolak tindakan anarkis yang melibatkan remaja dalam aktivitas geng motor. "Kami percaya bahwa komunitas motor dapat menjadi wadah positif untuk bersilaturahmi, menyalurkan hobi, berbagi energi baik, serta berkontribusi dalam kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar,"tukasnya. *(Tim)*

Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani, S.H., S.I.K., M. Beserta PJU Polres Bagi Bagi Takjil Kepada Pengendara Saat Menjelang Berbuka Puasa

 


Asahan|kamtibmas.my.id

Indahnya berbagi dan kepedulian di bulan suci Ramadhan kembali ditunjukkan oleh Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani, S.H., S.I.K., M. Bersama PJU Beserta Jajaran personel Satuan Polres Asahan yang dipimpin langsung Oleh Kapolres Asahan AKBP Revi di depan Mako Polres Asahan pada Jumat Sore 17.00 Wib 

13 - 03 - 2026

Kapolres Asahan melalui kegiatan sosial pembagian takjil kepada masyarakat. Kegiatan penuh kebersamaan ini  dalam indahnya Kebersamaan dalam berbagi rasa  sore tadi sekitar Mako Polres Asahan Polda Sumut. Tepatnya jalan lintas Sumatera 


Dalam kegiatan tersebut, PJU Polres Asahan  bersama masyarakat membagikan sebanyak takjil kepada pengendara yang hendak berbuka di jalan lintas tepatnya depan Mako polres yang diberikan kepada para pengendara yang melintas di kawasan sekitar depan markas polres tersebut sosial ini dipimpin langsung oleh Kapolres Asahani AKBP Revi Nurvelani, S.H., S.I.K., M.Kasat Sabhara Kasat Intel Kasat Lantas serta para personil Lainnya.


Menjelang waktu berbuka puasa, para personel polres dengan penuh semangat berdiri di tepi jalan sambil menyapa para pengendara yang melintas. Takjil yang telah disiapkan kemudian dibagikan kepada masyarakat, mulai dari pengendara roda dua, roda empat, hingga para pekerja yang masih berada di perjalanan menjelang waktu berbuka puasa


Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian Kapolres Asahan terhadap masyarakat, khususnya bagi mereka yang masih beraktivitas di jalan saat waktu berbuka puasa semakin dekat. Suasana hangat dan penuh kebersamaan terlihat jelas ketika personel Polres Asahan berinteraksi langsung dengan warga yang menerima takjil.


Antusiasme masyarakat pun tampak begitu besar. Para pengendara yang melintas terlihat menyambut kegiatan tersebut dengan penuh rasa syukur. Tidak sedikit dari mereka yang mengucapkan terima kasih kepada personel Polres Asahan atas perhatian dan kepedulian yang diberikan kepada masyarakat kabupaten Asahan 


Beberapa pengemudi yang turut melintas di lokasi juga mengaku sangat terbantu dengan adanya pembagian takjil tersebut. Bagi mereka yang masih bekerja hingga menjelang waktu berbuka, takjil yang diberikan menjadi pelepas dahaga sekaligus bentuk perhatian dari aparat kepolisian Polres Asahan kepada masyarakat.Tiem

Kapolres Palas Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Toba 2026, Dalam Rangka Perayaan Idul Fitri 1447H.

 


Kepala Kepolisian Resor Padang Lawas (Kapolres Palas), AKBP Dodik Yuliyanto, S.I.K., memimpin langsung Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Toba 2026. Dalam rangka perayaan Idul Fitri 1447 H di wilayah Kabupaten Palas. Dan yang Bertindak sebagai Komandan Upacara (Danup) adalah Kanit Turjawali Sat Lantas Polres Palas, Ipda Amir Hamzah Siregar, SH., dan Perwira Upacara (Paup) dipercayakan kepada Kasat Lantas Polres Palas, AKP Andrea Nasution, SH., dan Protokol Brigpol Wilda Harahap. Pada Kamis, (12/03/2026). Pukul 17.00 wib sampai selesai. 


Langkah ini diambil sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan personel serta sarana dan prasarana guna memastikan kelancaran arus mudik serta perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.


Kegiatan yang berlangsung di halaman Mapolres Palas ini turut dihadiri oleh Kapolres Palas AKBP Dodik Yuliyanto S.IK, Wakapolres Palas Kompol Sugianto S.Pd, Bupati Palas yang di wakili Kasat pol PP Agus Saleh Saputra Daulay, Pabung Kabupaten Palas, Mayor Arh Saleh Hasibuan, Kepala kejaksaan Negeri Palas yang mewakili, Ketua Pengadilan Agama Sibuhuan Bainar Ritonga, S.Ag., M.H. yang mewakili, Ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Palas, Ketua Pemuka Agama Mitra Kamtibmas Kabupaten Palas H Fauzan Hamidy Hasibuan, PT. Jasa Raharja Kabupaten Palas, Kakan Kemenag Palas, Para Asisten dan Pimpinan OPD Pemkab Palas, Kabag OPS AKP Aman Putra Bangunsyah, SH., Para Kasat Polres Palas, Para Kapolsek jajaran Polres Palas, Para Perwira, Peserta Upacara, Insan Pers serta lainnya. 


Seluruh pihak yang hadir memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan operasi di wilayah Hukum Polres Palas ini. 


Dalam amanat Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. yang dibacakan oleh Kapolres Palas AKBP Dodik Yuliyanto, SIK., Apel gelar pasukan ini merupakan suatu bentuk pengecekan terhadap kesiapan personel maupun sarana dan prasarana, sekaligus wujud komitmen dan sinergisitas lintas sektor dalam rangka menyukseskan Operasi Ketupat 2026, sehingga pelaksanaan mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H dapat berjalan dengan aman, nyaman, tertib dan lancar. Sebagaimana kita ketahui bersama, situasi global saat ini menunjukkan eskalasi yang semakin meningkat, mulai dari konflik antara Israel dan Palestina, hingga Israel-Amerika Serikat dan Iran. Konflik tersebut telah menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar, termasuk meninggalnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, serta memicu rangkaian aksi balasan militer, serangan terhadap infrastruktur strategis di negara kawasan Timur Tengah lainnya, termasuk serangan ke kilang minyak Aramco, fasilitas penyimpanan minyak di Teheran dan Provinsi Alborz serta pertokoan dan berbagai fasilitas publik di Beirut, Lebanon.


Situasi tersebut berimplikasi terhadap gejolak harga minyak dunia yang berdampak terhadap stabilitas ekonomi global. Apabila situasi ini tidak membaik, maka akan berpotensi melemahkan nilai tukar rupiah, memicu kenaikan harga berbagai komoditas yang dapat menurunkan daya beli masyarakat, meningkatnya inflasi, dan pengetatankebijakan berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi nasional.


"Meskipun fiskal yang pada 10 Maret 2026 harga minyak dunia sempat menurun, kondisi tersebut tetap perlu diwaspadai, mengingat situasi global masih belum sepenuhnya stabil. Menyikapi dinamika tersebut, Pemerintah terus melakukan berbagai langkah diplomasi dengan mengedepankan politik luar negeri bebas aktif dan prinsip non-blok gunamemitigasi dampak eskalasi global, sekaligus mendorong terciptanya perdamaian dunia". Ujar Kapolres. 


Sejalan dengan hal tersebut, Indonesia juga berperan aktif dalam berbagai upaya diplomasi internasional, termasuk mendorong terciptanya perdamaian antara Palestina dan Israel dengan bergabung dalam board of peace melalui pendekatan Two State Solution, karena keterlibatan lembaga-lembaga formal (PBB) saat ini sudah tidak lagi didengar. Indonesia juga bersedia menjadi juru damai dalam mengakhiri konflik antara Iran dan Israel-Amerika, dengan terus berkomunikasi dengan negara kawasan teluk, termasuk ASEAN dan negara Barat untuk mencari solusi atas konflik yang terjadi.


Di sisi lain lanjut Kapolres, Pemerintah juga menempuh langkah-langkah strategis untuk menjaga stabilitas nasional, termasuk memperkuat diplomasi perdagangan sehingga dapat menjadi peluang besar bagi dunia usaha dan industri nasional untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi agar tetap stabil. Selain itu, Pemerintah juga melakukan langkah-langkah dalam rangka menjaga kestabilan harga minyak dengan memberikan bantuan subsidi. Berdasarkan data Pertamina, stok BBM dan LPG nasional masih mencukupi. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk membeli sesuai kebutuhan dan tidak melakukan panic buying. Berbagai hal yang diupayakan Pemerintah tersebut tentunya harus kita dukung bersama-sama. 


Tidak lama lagi, kita akan menyambut perayaan Hari Raya Idul Fitri yang merupakan salah satu agenda penting nasional. Momentum ini tentunya mampu mendorong perputaran uang yang signifikan dan memberikan multiplier effect di seluruh daerah, sepanjang seluruh rangkaian berjalan dengan baik, aman, dan lancar. Dan Berdasarkan Survei Kementerian Perhubungan RI, potensi pergerakan masyarakat pada lebaran tahun 2026 mencapai 143,9 juta orang atau turun sebesar 1,75% yaitu 2,5 juta orang dibanding tahun 2025 yang mencapai 146,4 juta orang. Meskipun demikian, kita tetap perlu mengantisipasi apabila terjadi peningkatan dalam realisasi pergerakannya. Terlebih lagi, terdapat stimulus kebijakan pemerintah yang memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi masyarakat untuk melaksanakan mudik, antara lain diskon tarif tol dan tiket untuk transportasi umum, hingga kebijakan work from anywhere.


"Guna memastikan keamanan dan kelancaran perayaan Idul Fitri dan libur lebaran, Polri dengan TNI dan stakeholder terkait didukung menyelenggarakan operasi terpusat dengan sandi "Ketupat-2026" selama 13 hari, mulai tanggal 13 s.d. 25 Maret 2026 dengan melibatkan 161.243 personel gabungan. Kemudian Berdasarkan hasil Rakor Lintas Sektoral, puncak arus mudik dan arus balik diprediksi terjadi dalam dua gelombang, dimana puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 14 s.d. 15 Maret 2026 dan 18 s.d. 19 Maret 2026. Sementara itu, puncak arus balik diprediksi terjadi pada 24 s.d. 25 Maret 2026 dan 28 s.d. 29 Maret 2026". Ucap AKBP Dodik Yuliyanto, SIK. 


Selain itu, Polri telah menyiapkan 2.746 pos, yang terdiri dari 1.624 Pos Pam, 779 Pos Yan, serta 343 Pos Terpadu, sebagai pusat informasi dan pelayanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan. Pengamanan juga akan difokuskan terhadap 185.607 objek berupa masjid, lokasi shalat Idul Fitri, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api, dan bandara. Untuk mendukung pelaksanaan Operasi Ketupat,Pemerintah telah mengeluarkan Surat Keputusan Bersama tentang Pengaturan Lalu Lintas Jalan serta Penyeberangan Selama Masa Arus Mudik dan Arus Balik Angkutan Lebaran 2026/1447 Η.


SKB tersebut mengatur tentang pembatasan operasional angkutan barang, penerapan sistem one way, contra flow dan ganjil-genap, penundaan proyek konstruksi, pengaturan penyeberangan laut, serta pengalihfungsian sementara penimbangan kendaraan sebagai tempat istirahat bagi pengguna jalan. Untuk itu, saya berharap agar seluruh personel memedomani dan mensosialisasikan pelaksanaan SKB ini, sehingga dapat dipahami dan dilaksanakan dengan baik.


Selanjutnya, guna menjaga kelancaran pada jalur penyeberangan, akan diterapkan delaying system, buffer zone dan sistem first come first in. Selain kelancaran arus lalu lintas dan jalur penyeberangan, stabilitas harga dan ketersediaan Bapokting serta BBM juga perlu mendapatkan perhatian. Oleh karena itu, lakukan monitoring ketersediaan pasokan dan fluktuasi harga, serta pastikan distribusi terlaksana dengan lancar dan tepat waktu. Berdasarkan mapping kerawanan, terdapat beberapa prediksi gangguan kamtibmas yang perlu diantisipasi, antara lain kejahatan konvensional, premanisme, balap liar, dan perkelahian antar kelompok. Untuk itu, lakukan patroli rutin dengan melibatkan Pam Swakarsa, utamanya pada titik-titik dan jam rawan.


Selain itu, lakukan pendataan rumah-rumah kosong yang ditinggalkan pemudik dan sediakan layanan penitipan kendaraan bermotor di Kantor Kepolisian guna memberikan rasa aman bagi masyarakat. Kemudian, berdasarkan prediksi BMKG, secara umum potensi cuaca wilayah Indonesia pada saat Arus Mudik Lebaran dalam kondisi berawan hingga hujan lebat. Oleh karena itu, perlu kewaspadaan khusus terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama di wilayah selatan Indonesia seperti Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara. Untuk itu, diperlukan kesiapsiagaan baik penyiapan tim tanggap bencana, sarana dan prasarana pendukung, termasuk langkah-langkah penanganan bencana baik pada tahap pra, saat dan pasca bencana. 


Seluruh pelaksanaan operasi tentunya harus didukung dengan strategi komunikasi publik yang baik. Untuk itu, pastikan masyarakat mengetahui seluruh informasi layanan Kepolisian, pesan-pesan Kamtibmas hingga penerapan rekayasa lalu lintas.

Selain itu, optimalkan layanan Kepolisian 110 guna menghadirkan pelayanan Kepolisian yang responsif dan solutif, sehingga masyarakat dapat merasakan kehadiran rekan-rekan, baik dalam menginformasikan perkembangan situasi hingga menyelesaikan berbagai permasalahan di tengah masyarakat. Sebelum mengakhiri amanat ini, saya ingin mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel pengamanan gabungan, baik dari unsur TNI-Polri, Kementerian

terkait, BNPB, BMKG, Basarnas, Pertamina, Jasa Raharja, Jasa Marga, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pemadam Kebakaran, Pramuka dan Mitra Kamtibmas lainnya yang telah berpartisipasi dalam mendukung Operasi Ketupat 2026.


Pada kesempatan ini, perlu saya tekankan kembali bahwa keberhasilan Operasi Ketupat ini merupakan tanggung jawab kita bersama. Untuk itu, terus tingkatkan soliditas dan sinergisitas dalam setiap pelaksanaan tugas, bersama kita wujudkan "Mudik Aman, Keluarga Bahagia". Selamat bertugas, jadikan setiap penugasan sebagai kehormatan, setiap tantangan sebagai panggilan tugas, serta setiap pelayanan bagi masyarakat, bangsa, dan negara sebagai ladang ibadah untuk mendapatkan ridho Tuhan Yang Maha Kuasa.


"Terakhir, saya juga mengucapkan "Selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan dan Selamat merayakan Hari Raya Idul Fitri 1447 H" kepada seluruh umat Islam yang merayakan. Semoga di bulan yang penuh rahmat ini, kita senantiasa dilimpahi ampunan dan keberkahan dalam menyambut hari kemenangan, semoga Tuhan Yang Maha Kuasa, senantiasa memberikan perlindungan, kekuatan, serta keselamatan kepada kita, dalam memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara". Pungkas Kapolres Palas AKBP Dodik Yuliyanto, SIK. 


Hingga selesai Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Toba 2026. Dalam rangka perayaan Idul Fitri 1447 H di wilayah Kabupaten Palas berlangsung aman dan tertib.


Tiem

Persatuan Pedagang Pasar Medan (P3M) mendukung Polri memberantas aksi premanisme seperti pungli dan parkir liar dipasar-pasar tradisional.


*Medan,-* Persatuan Pedagang Pasar Medan (P3M) mendukung Polri memberantas aksi premanisme seperti pungli dan parkir liar dipasar-pasar tradisional dikota Medan dan daerah lainnya sehingga tercipta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yg kondusif khususnya pada saat Bulan Suci Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H.


Demikian ditegaskan Ibnu Khaldun Nasution,SE selaku Ketua Persatuan Pedagang Pasar Medan (P3M) . " Dalam hal ini kami selaku  Persatuan Pedagang Pasar Medan (P3M) berkomitmen akan selalu turut serta mendukung Polri dalam menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan tertib khususnya memberantas aksi aksi premanisme yang sering terjadi dipasar-pasar tradisional yang ada dikota Medan ataupun daerah lainnya. Maraknya aksi premanisme yg terjadi dipasar tradisional sangat meresahkan dan merugikan para pedagang, omset penjualan menurun drastis dikarenakan masyarakat malas untuk datang berbelanja kepasar - pasar tradisional serta maraknya pungutan liar berupa jaga malam dan sewa lapak yang sangat meresahkan dan merugikan para pedagang dan pelaku UMKM "tegasnya. 


Dikatakan, sebagai wadah bagi para Pedagang Pasar Tradisional,  Persatuan Pedagang Pasar Medan (P3M) akan terus menjadikan organisasi ini sebagai wadah para Pedagang Pasar Tradisional untuk tetap menjalankan fungsinya sebagai kontrol di masyarakat khususnya dipasar tradisional demi menciptakan situasi yang aman dan tertib.


Untuk itu, Ibnu Khaldun Nasution,SE mengajak semua elemen masyarakat khususnya para pedagang Pasar Tradisional untuk bersama-sama turut serta mendukung Polri dalam memberantas aksi-aksi premanisme demi  terciptanya situasi Kamtibmas yang kondusif dilingkungan pasar tradisional sehingga meningkatkan penghasilan dan perekonomian para pedagang pasar tradisional dan pelaku UMKM lainnya.


Sebab, lanjut Ibnu Khaldun Nasution,SE Situasi Kamtibmas yang kondusif bukan hanya tanggung jawab pihak Kepolisian saja tapi merupakan tanggung jawab kita bersama. "ungkapnya. *(Tim)*

Soal Gugatan Lahan, Hakim Harus Objektif Melihat Kasus Ini



*Medan,-* Kuasa Hukum Penggugat kasus gugatan pihak ketiga (derden verzet) No Reg. No: 584/Pdt.Bth/2025/PN Medan, Mahmud Irsad Lubis SH, minta agar hakim yang menangani kasus ini bisa lebih objektif. Dan memutuskan bahwa Pembantah adalah pembantah yang baik dan berhak atas tanah yang didalilkan dalam gugatan bantahan tersebut. 


"Hari ini kita baru saja menyelesaikan 

pemeriksaan setempat (descente) atas perkara 584/Pdt.Bth/ 2025/ PN MDN bahwa  pelaksanaan descente dihadiri Majelis Lengkap, Panitera Pengganti serta pembantah/kuasanya dan terbantah/kuasanya. Dalam pelaksanaan tersebut pembantah telah menunjukkan lahannya seluas 4,5 Ha dengan batas-batas yang dalam gugatan telah disebutkan gugatan yang telah incraht yang sebelumnya dimenangkan para terbantah ternyata masuk dalam wilayah tanah milik pembantah,"Mahmud Irsad Lubis. 


Dikatakan, indikasi yang menyatakan para terbantah menguasai lahan fisik tidak dapat dibuktikan dan ada keraguan dari para terbantah karena tidak konsisten dari perkataannya. "Ada Insiden kecil soal mekanisme hukum yang kurang dihormati para terbantah yang dapat mencederai penegakan hukum. Disini mungkin para terbantah kurang memahami makna pelaksanaan Descente,"jelasnya. 


Dalam sidang lapangan tersebut sempat hampir terjadi adu jotos antara pengacara terbantah Said Azhari dengan pihak ahli waris. Bahkan, pihak terbantah melalui pengacara dan ahli waris  Rifan sempat di usir dari tanah tersebut.


Pasalnya, pernyataan Said Azhari yang tidak menguasai objek tanah tersebut dengan ahli waris kepada hakim PN Medan memicu kemarahan. Maka terjadi keributan kecil pihak pengacara, Said Azhari berupaya memukul ahli waris yang mengklaim tanah tersebut.


Hal senada disampaikan Penggugat (pembantah), M Nur Azadin yang menjelaskan bahwa , pada hari ini (Kamis 12 Maret 2026) telah dilakukan  pemeriksaan setempat (Descente) di Jalan Pancing 1, Kelurahan Besar Kecamatan Medan Labuhan.  Pihak pengugat (bantahan) ini telah terlaksana proses sidang lapangan menunjukan batas-batas lahan  bersamaan dengan  Hakim, Abdul Hadi nasution yang menyaksikan secara langsung dengan seksama lokasi tersebut. Serta adanya  fakta peta  petunjuk makam keramat  Datok Pulo yang menandakan bentuk fakta di lapangan.  


Sementara pihak terbantah,  melalui pernyataan pengacara tersebut tidak bisa menguasai tanah pengugat di depan hakim, "Saya berterimah kasih kepada Hakim beserta jajaran  PN Medan yang sangat profesional menanggani kasus tanah ini,"ungkap Pembantah. 


Kasus ini bermula saat M Nur Azaddin yang mengklaim sebagai pemilik lahan berdasarkan dokumen legalisasi pelepasan dan penyerahan hak dengan ganti rugi Nomor: 68/PPGGR/PTTSDBT/22/11/2023 tanggal 20 November 2023, mengetahui bahwa tanah miliknya tiba-tiba menjadi objek sengketa dalam perkara Nomor: 10/Eks/2019/251/Pdt.G/2011/PN Mdn.


Setelah melakukan penelusuran, ia menemukan bahwa lahan yang disengketakan dikaitkan dengan Grant Sultan Deli Nomor 1657 tahun 1916 dan 1906. Namun, berdasarkan Surat Keterangan Nomor: 24.19/IM-SD/2024, diketahui bahwa lokasi yang disebutkan dalam Grant Sultan tersebut sebenarnya berada di atas tanah konsesi milik Deli Cultuur Maatschappij (Kebun Maryland), berdasarkan perjanjian antara Sultan Deli Makmun Al Rasyid Perkasa Alam dengan T.H. Muntinga pada 23 Maret 1869.


Dengan demikian, menurut pelapor dan kuasa hukumnya, Grant Sultan atas tanah tersebut tidak pernah diterbitkan secara sah di atas lahan yang kini disengketakan. Hal ini menjadi dasar pelapor melaporkan kasus ini sebagai dugaan pemalsuan dokumen ke Polda Sumut.


“Surat keterangan Sultan Deli yang kami miliki mempertegas bahwa Grant Sultan Nomor 1657 tidak pernah diterbitkan untuk lahan tersebut. Maka itu, kami menilai ini adalah bentuk pemalsuan yang merugikan hak kepemilikan klien kami,”jelas M Azadin belum lama ini. 


Ia berharap kasus ini segera diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia. *(Tim)*

Ikatan Alumni (IKA) PMII Sumut ajak masyarakat di Sumut jangan terprovokasi atas konflik yang terjadi di Timur Tengah.


*Sumatra Utara,-* "IKA PMII Sumut memandang bahwa  konflik antar kedua negara ini yaitu Iran dan Israel mutlak adalah konflik politik, tidak berkaitan dengan konflik agama, untuk itu agar masyarakat Sumatera Utara tidak mudah terprovokasi terhadap asumsi yang menyatakan bahwa konflik yang terjadi antara Iran – Israel ini merupakan konflik antar agama." kata Ketua IKA PMII Sumut, ANCE SELIAN kepada media, Medan (12/3/26).


Pernyataan ANCE SELIAN sejalan dengan hasil Rapimnas IKA PMII di Ancol tanggal 5 Maret 2026 yang berkomitmen untuk bersinergi dengan pemerintah Indonesia dalam menghadapi dampak tantangan global, termasuk ketegangan geopolitik di Timur Tengah, demi menjaga stabilitas dan keselamatan bangsa.


Fokus pada Kebijakan Luar Negeri Bebas Aktif, Alumni PMII mendorong pemerintah untuk bersikap proaktif, tegas, dan memanfaatkan ruang diplomasi melalui PBB untuk menghentikan konflik, sesuai dengan prinsip politik luar negeri Indonesia.


Ketua IKA PMII Sumut, ANCE SELIAN mendukung sikap kebijakan Luar Negeri Indonesia yang didasarkan pada Prinsip “Bebas Aktif” dalam hal ini Indonesia tidak akan melibatkan diri dalam perang dan konfik antar Negara namun akan tetap berkontribusi untuk turut serta dalam menjaga perdamai dunia.


"Masyarakat Sumatera Utara jangan sampai terprovokasi dengan adanya statemen yang mengatakan bahwa konflik perang yang terjadi antara Iran dengan Israel yang didukung Amerika Serikat adalah perang antar agama, hal tersebut tidak benar dan dapat menimbulkan perpecahan di masyarakat Sumatera Utara yang Plural, sebab hal tersebut murni latar belakang kepentingan politik, Masyarakat di Sumatera Utara jangan sampai terpecah belah dengan konflik yang terjadi di Timur Tengah" jelasnya.


ANCE SELIAN juga menambahkan bahwa kebijakan kerjasama baik Regional maupun Internasional yang dilakukan oleh Presiden RI Prabowo Subianto yang melibatkan beberapa negera, bukanlah merupakan bentuk dukungan terhadap Israel, namun untuk peningkatan ekonomi Indonesia dan legitimasi Indonesia di mata dunia, sehingga kita perlu mendukung Kebijakan Pemerintah tersebut, ungkapnya.


Selain itu, ANCE SELIAN selaku IKA PMII Sumut juga meminta Kepada Masyarakat Sumatera Utara untuk tetap menjaga kondusifitas Kamtibmas di Sumatera Utara dan tidak terpecah belah atas situasi konflik di Timur Tengah. *(Tim)*