Pintu Air Desa Sei Mataram Mulai Dibenahi DPRD Batu Bara Apresiasi Respons Cepat Kodim 0208 Asahan

 


Batu bara|kamtibmas.my.id

Persoalan pintu air irigasi di Desa Sei Mataram, Kecamatan Nibung Hangus, Kabupaten Batu Bara yang sempat viral di media sosial dan menjadi keluhan masyarakat, akhirnya mulai mendapat penanganan.Hal tersebut disampaikan oleh Anggota DPRD Kabupaten Batu Bara, dari fraksi partai Gerindra Muhammad Ridwan, yang sebelumnya melakukan inspeksi mendadak (sidak) langsung ke lokasi pada pekan lalu.Dalam keterangannya kamis 6/3/2026, Muhammad Ridwan mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi respons cepat dari berbagai pihak yang telah turun tangan memperbaiki pintu air tersebut, sehingga persoalan irigasi yang selama ini dikeluhkan petani mulai menemukan titik terang


Alhamdulillah, setelah saya melakukan sidak langsung ke lapangan terkait persoalan irigasi ini, akhirnya permasalahan yang selama ini dikeluhkan masyarakat mulai menemukan solusi. Hari ini kita melihat sudah ada langkah nyata untuk membenahi pintu air tersebut," ujarnya.Ridwan mengungkapkan, sebelumnya laporan masyarakat mengenai kerusakan irigasi di wilayah tersebut terkesan kurang mendapatkan perhatian serius dari pihak yang bertanggung jawab, khususnya Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dan Dinas Pertanian Kabupaten Batu Bara.


Alhamdulillah, setelah saya melakukan sidak langsung ke lapangan terkait persoalan irigasi ini, akhirnya permasalahan yang selama ini dikeluhkan masyarakat mulai menemukan solusi. Hari ini kita melihat sudah ada langkah nyata untuk membenahi pintu air tersebut," ujarnya.Ridwan mengungkapkan, sebelumnya laporan masyarakat mengenai kerusakan irigasi di wilayah tersebut terkesan kurang mendapatkan perhatian serius dari pihak yang bertanggung jawab, khususnya Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dan Dinas Pertanian Kabupaten Batu Bara. 


Namun berkat dukungan dan keterlibatan Tim Kodim 0208/Asahan, persoalan tersebut kini mulai ditindaklanjuti.Menurutnya, langkah tersebut juga merupakan bagian dari dukungan terhadap program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam memperkuat sektor ketahanan pangan nasional."Kami sangat mengapresiasi dukungan dan atensi dari Dandim Kodim 0208/Asahan yang telah membantu mewujudkan harapan masyarakat agar irigasi ini dapat kembali berfungsi dengan baik demi mendukung aktivitas pertanian," katanya.Ia berharap ke depan seluruh pihak dapat terus bersinergi dalam melakukan pembenahan berbagai persoalan di sektor pertanian, sehingga dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.Selain itu, Ridwan juga memberikan catatan penting kepada Pemerintah Kabupaten Batu Bara agar melakukan evaluasi terhadap struktur internal di Ujarnya.(js)

Jembatan Garuda Resmi Diluncurkan, Dandim 0208/Asahan dan Bupati Batu Bara Saksikan Peresmian oleh Presiden Prabowo

 


Asahan|kamtibmas.my.id

Jembatan Garuda resmi diluncurkan oleh Presiden Republik Indonesia sebagai bagian dari program pembangunan infrastruktur nasional. Komandan Kodim 0208/Asahan Letkol Inf Edy Syahputra, S.H., M.I.P., bersama Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., turut menyaksikan peluncuran pembangunan 200 titik Jembatan Garuda yang dilaksanakan pada Senin 09/03/2026


Jembatan Garuda menjadi salah satu program strategis pemerintah untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah di berbagai daerah. Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan peresmian jembatan modular yang berada di Desa Sei Buah Keras, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara, yang selama ini menjadi jalur penting bagi aktivitas masyarakat setempat.


Program pembangunan 200 titik Jembatan Garuda dilaksanakan secara serentak di sejumlah wilayah Indonesia. Program ini bertujuan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur sekaligus membuka akses transportasi yang lebih baik bagi masyarakat, khususnya di daerah yang sebelumnya memiliki keterbatasan sarana penghubung.


Dandim 0208/Asahan Letkol Inf Edy Syahputra menjelaskan bahwa pembangunan jembatan modular di Desa Sei Buah Keras merupakan hasil sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan TNI dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah.


Menurutnya, kehadiran jembatan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, terutama bagi petani dan pelaku usaha yang selama ini bergantung pada jalur tersebut untuk mengangkut hasil produksi.


“Dengan adanya jembatan ini, diharapkan akses masyarakat menjadi lebih lancar sehingga dapat mendorong peningkatan perekonomian warga sekitar,” ujar Dandim.


Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas perhatian yang diberikan kepada daerah melalui pembangunan infrastruktur, khususnya melalui program Jembatan Garuda yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.


Pembangunan jembatan modular di Desa Sei Buah Keras sebelumnya dilakukan secara intensif oleh personel Kodim 0208/Asahan bersama personel Yon Zipur I/DD serta masyarakat setempat. Kerja sama tersebut menjadi contoh nyata semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat dalam membangun fasilitas yang dibutuhkan warga.


Dengan diresmikannya jembatan tersebut, masyarakat kini dapat menikmati akses transportasi yang lebih aman, cepat, dan nyaman. Kehadiran jembatan ini juga diharapkan mampu memperlancar mobilitas barang dan orang di wilayah tersebut.


Program pembangunan Jembatan Garuda menjadi bukti komitmen pemerintah bersama TNI dalam menghadirkan pembangunan infrastruktur yang merata di berbagai daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(js)

Bhabimkamtibmas Polsek Sosa melaksanakan Taraweh Keliling

 


Asahan|kamtibmas.my.id

Dalam rangka menjaga dan memelihara situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Sosa, Bhabimkamtibmas Polsek Sosa melaksanakan Taraweh Keliling di Wilkum Polsek Sosa serta memberikan pesan pesan kamtibmas. Senin. (09/03/2026) pukul 21.00 wib di Mesjid Taqwa Muhammdiyah, desa Pasar Ujung Batu, Kecamatan Sosa,  Kabupaten Padang Lawas.


Kapolres Padang Lawas AKBP Dodik Yuliyanto, SIK., melalui Kasat Binmas AKP Gulliat Harahap mengatakan Hadirnya Polri ditengah-tengah Masyarakat sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.


"Terjalinnya silaturrahmi dengan masyarakat sekaligus menyampaikan Pesan-Pesan kamtibmas. Situasi aman dan Kondusif". Ujar Kasat Binmas. 


Sementara Ps Kasubsi Penmas Bripka Ginda K Pohan Kepada awak media menambahkan Bhabinkamtibmas juga selain menyampaikan pesan-pesan dan himbauan Kamtibmas juga mengajak kepada masyarakat yang mempunyai informasi seputar kamtibmas atau yang ingin menyampaikan saran maupun pengaduan, bisa menghubungi Bhabinkamtibmas terdekat maupun Call Center 110 atau langsung datang ke Polsek Sosa. 


"Dalam melakukan taraweh keliling, Bhabinkamtibmas Polsek Sosa Polres Padang Lawas yang telah menyampaikan pesan-pesan Kamtitbmas sehingga masyarakat yang ikut taraweh dimesjid semakin merasa nyaman dan terlindungi.” Ungkapnya.Tim

Polres Asahan Siagakan Pos Pos Pengamanan Strategis Menjelang Lebaran Idul Fitri 1447 H

 


Asahan|kamtibmas.my.id

Kepolisian Resor (Polres) Asahan menetapkan beberapa Pos  Pos pengamanan (Pos Pam) strategis untuk menjamin kelancaran arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Langkah ini menjadi bagian dari operasi kemanusiaan terpadu yang melibatkan sinergi antara Polri, TNI, dan Pemerintah Daerah.kabupaten Asahan Sumatra Utara.


,"Kapolres Asahan menetapkan peta kekuatan personel dan infrastruktur pengamanan. Fokus utama pengamanan mencakup lokasi rawan kemacetan, pusat keramaian, hingga pintu masuk transportasi Lintas Sumatra


"Kapolres Asahan AKBP Revi ingin memastikan bahwa kehadiran petugas di titik-titik ini dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat, baik saat arus mudik, di saat menjelang Hari H mau pun pelaksanaan salat Idul Fitri, hingga perayaan Lebaran Ketupat nanti," ujar Kapolres Asahan AKBP Revi saat di Hubungi Team Media. Selasa

10 - 03 - 2026


Ada pun  titik tersebut meliputi Pos Pelayanan dan Pengamanan di wilayah hukum Polres Asahan Polda Sumut, , dan kawasan keramaian maupun di kawasan jalan lintas Sumatra tersebut akan disiagakan pula Pos Terpadu diseputaran wilayah hukum Polres Asahan serta pendukung seperti Satgas Ops dan Posko Utama.


Mengapresiasi hal ini, Kapolres Asahan  menyatakan kesiapan polres bersama Muspika kabupaten Asahan untuk memberikan dukungan penuh secara operasional di lapangan. Menurutnya, AKBP Revi juga telah menginstruksikan untuk memastikan seluruh Personil Polres Bersama Personil TNI Baik Jajaran Kodim Lanal dan Bataliyon Siap mem back-up kebutuhan teknis pengamanan. pos Pam Lebaran tersebut.


"Sinergi antara TNI Polri Bersama Masyarakat adalah kunci agar pelayanan kepada masyarakat berjalan maksimal. Dalam pengamanan lebaran arahan kapolres untuk mendukung penuh operasional di sejumlah titik pos pos pengamanan di lapangan," Ujar Kapolres Asahan AKBP Revi Saat Di Tanyak Persiapan Pengamanan Menjelang Lebaran.


Selain fokus pada hari raya, ini memberikan perhatian khusus pada tradisi Lebaran Ketupat yang kerap memicu kemacetan besar di wilayah hukum polres Asahan. Koordinasi lintas sektoral diharapkan mampu meminimalisir gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) serta memastikan arus lalu lintas tetap terkendali di tengah tingginya mobilitas bagi warga.kabupaten Asahan Provinsi Sumatra Utara Wilkum Polda Sumut. Intinya kita kerja maksimal sesuai arahan polda Sumatra Utara. Tim

Warga Minta Walikota Rico Waas Nonaktifkan Camat Medan Timur dan Lurah PB Bengkel



*Medan,-* Emak emak warga Perwira II, Lingkungan IX, Kelurahan Pulo Brayan Bengkel, Kecamatan Medan Timur geruduk Kantor Camat Medan Timur Jalan HM Said, Medan, Jumat (6/3) pagi. Warga menolak pengangkatan M Salim  sebagai Kepala Lingkungan (Kepling) IX karena sebelumnya M Salim pernah menjabat sebagai Kepling IX namun tidak amanah dan mengecewakan warga. 


Bermula Kedatangan emak emak ke kantor camat melakukan aksi damai untuk mempertanyakan pemilihan dan pengangkatan kepling dugaan yang sudah di skenario oleh oknum camat dan lurah,aksi demo sempat ricuh karena sudah tiga jam lebih para pedemo menunggu camat medan timur tak kunjung jumpaian para pendemo yang sambil membawa poster bertuliskan penolakkan sallim menjadi kepling lingkungan IX, kericuan redam setelah camat keluar dari ruangan kantornya.


Massa emak emak akhirnya di perbolehkan masuk kedalam aula kantor camat , dan mengungkap aspirasi nya,

"Kami tidak mau pak M Salim menjadi Kepling kami. Karena sebelumnya saat beliau menjabat sebagai Kepling IX dia tidak amanah dan mengecewakan kami sebagai wargannya. Kami tetap mendukung Endang Priska menjadi Kepling ,"ungkap salah seorang warga, Irmawati pada wartawan, Jumat (6/3). 


Warga lainnya Rini mengatakan Endang tidak di lantik sementara mendapat dukungan 350 suara. "Dan sewaktu menjabat selalu humanis tidak pernah menyusahkan kami masyarakat semua urusan di buatnya gratis,"jelasnya.


Sementara, sambung Rini, sewaktu M Salim menjabat Kepling pada tahun 2021-2022 ketika mengurus surat selalu dikenakan biaya semua urusan pakai uang.kinerja M Sallim sudah buruk di mata warga 


Selain itu Adapun beberapa poin penolakan warga terhadap M Salim diantaranya, sewaktu Salim menjabat Kepling IX tidak amanah, urusan surat menyurat susah, bantuan untuk masyarakat tidak pernah sampai ke masyarakat, banyak bantuan ditimbun di rumah, keluhan masyarakat tidak pernah di dengar selama dia menjadi Kepling IX. 


Warga menilai isu dugaan suap menerpa pengangkatan kepling IX pulo Brayan.

Aspirasi emak emak dijawab Camat Fernanda yang menyebutkan Dari pengangkatan kepling ada penilaian nya , Camat beralasan M sallim penilaian baik dari pada endang, 


Sontak kericuanpun terjadi emak emak para pendemo berteriak tidak terima yang di sebutkan camat,dan emak emak menduga penilaian yang sudah settingan terlebih dahulu, karena pengangkatan kepling IX pulo brayan dugaan kuat orang Camat dan oknum anggota DPRD  ucapan sejumlah emak emak yang kesal sambil keluar dari aula


Menanggapi aksi warga Perwira II, Lingkungan IX, Camat Medan Timur, Fernanda dalam wancaranya mengatakan, pengangkatan Kepling sesuai dengan mekanisme yang diatur melalui Perda Kota Medan Nomor: 9 Tahun 2017 dan Perwal Kota Medan Nomor : 21 Tahun 2021 tentang pengangkatan  dan pemberhentian Kepala Lingkungan.

 "Kami akan terus melakukan pengawasan kepada, M Salim. Jika nantinya dia melanggar ketentuan-ketentuan yang berlaku segera kami copot,",tegas Camat.


Emak-emak pendemo yang kecewa atas keputusan Camat yang ngotot M Sallim menjadi kepling IX pulo Brayan, dalam hal ini warga Lingkungan IX pulo Brayan protes dan mengkritik Walikota Medan Rico Waas yang tidak tegas dalam pengawasan dalam pengangkatan kepling dan mendesak menonaktifkan Camat Medan Timur dan lurahnya dugàan adanya terlibat kecurangan tidak netral, dalam waktu ini warga akan kembali melakukan aksi demo ke kantor walikota ungkap seorang ibu rumah tangga  yang kesal warga Lingkungan IX. *(Tim)*

Di Ciduk Polres Polres Tanah Karo Akibat Bermain Dengan Narkoba Akhirnya Masuk Sel la




Tanah Karo |kamtibmas.my.id

Personel gabungan dari Satuan Reserse Narkoba, Samapta, dan Sipropam Polres Tanah Karo menggelar operasi Gerebek Sarang Narkoba (GSN) di dua lokasi berbeda di Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo. Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan satu orang yang diduga sebagai pengedar narkotika jenis sabu serta enam orang yang diduga pengguna. Seluruhnya langsung dibawa ke Mapolres Tanah Karo untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.


Kegiatan GSN ini dipimpin langsung oleh Kasat Narkoba Polres Tanah Karo, AKP J. Pardede, SH, dengan melibatkan personel gabungan dari Satresnarkoba, Sat Samapta, serta Sipropam.


Kapolres Tanah Karo AKBP Pebriandi Haloho, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kasat Narkoba AKP J. Pardede menjelaskan bahwa penggerebekan dilakukan di dua titik yang selama ini diduga menjadi lokasi transaksi dan penyalahgunaan narkotika


Dalam kegiatan Gerebek Sarang Narkoba ini, kami menyasar dua lokasi yang diduga menjadi tempat transaksi dan penyalahgunaan narkotika di wilayah Kabanjahe,” ujar AKP Pardede, Kamis (5/3/2026)


Penggerebekan pertama dilakukan di Jalan Mariam Ginting, Kelurahan Gung Negeri, Kecamatan Kabanjahe, tepatnya di sebuah rumah. Di lokasi tersebut, petugas mengamankan seorang pria berinisial AS (42) yang diduga sebagai pengedar narkotika jenis sabu.


Dari tangan tersangka ,polisi telah menyita sejumlah barang bukti yang diantaranya sebanyak 13 Paket Plastik klip berisi sabu sabu dengan berat bruto 2,97 gram sabu sabu ya g tunai senilai 400.000 empat ratus ribu rupiah satu unit telepon genggam android satu alat hisap sabu sabu lengkap dengan Pipetnya.(Tim)

Laporan terhadap LS Disorot Hans Silalahi, Polisi Nyatakan Terlapor Berstatus DPO

*MEDAN,–* Praktisi hukum Hans Silalahi, SH, MH menyoroti lambannya tindak lanjut laporan yang ia buat terhadap seorang berinisial LS di Polrestabes Medan.

Hingga Sabtu (7/3/2026) malam, atau sekitar 30 hari sejak laporan tersebut dibuat, Hans mengaku belum pernah sekalipun dipanggil untuk dimintai keterangan oleh penyidik Satreskrim Polrestabes Medan.


Kepada wartawan, Hans meminta penyidik menangani laporan tersebut secara profesional sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.


“Saya berharap penyidik bekerja profesional dalam menangani laporan yang saya buat. Laporan sudah diterima dengan nomor LP/B/628/II/2026/SPKT/Polrestabes Medan, tetapi sudah 30 hari belum ada progresnya,” ujar Hans.


Ia menjelaskan, laporan tersebut berkaitan dengan dugaan penyebaran berita bohong yang diduga dilakukan LS sehingga menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.


Menurut Hans, laporan yang ia buat merujuk pada Pasal 263 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait penyebaran berita bohong yang menimbulkan keonaran.

Ia menilai kegaduhan tersebut bermula dari viralnya kasus korban yang justru ditetapkan sebagai tersangka dalam peristiwa yang terjadi di kawasan Pancur Batu.


Padahal, kata Hans, orang yang disebut sebagai korban tersebut merupakan tersangka dalam kasus penganiayaan berat dengan motif balas dendam. Penganiayaan itu bahkan disebut dilakukan secara brutal.


Selain itu, Hans juga menegaskan bahwa peristiwa pencurian dan penganiayaan yang menjadi polemik di tengah masyarakat terjadi dalam kurun waktu yang berbeda.


“Laporan saya jelas dan diatur dalam undang-undang. Tapi kenapa penyidik Satreskrim terkesan lambat bekerja,” tambahnya.


Hans mempertanyakan lambannya penanganan laporan tersebut, yang menurutnya bertolak belakang dengan slogan Polri Presisi yang selama ini digaungkan oleh pimpinan Polri.


“Kalau ini terus didiamkan, saya akan melaporkannya ke Polda Sumut, bahkan jika perlu ke Mabes Polri. Karena menurut saya ini aneh, kenapa laporan yang saya buat seperti tidak ditindaklanjuti. Di mana slogan Polri Presisi itu?” pungkas Hans.


Sementara itu, pihak Polrestabes Medan menyatakan bahwa laporan tersebut masih dalam proses penanganan oleh penyidik Satreskrim. Polisi juga mengungkapkan bahwa LS saat ini telah ditetapkan dalam status Daftar Pencarian Orang (DPO) dan masih dalam pencarian oleh petugas. *(Tim)*

Sat Narkoba Polres Asahan Tangkap Pria Saat Sahur, Yang Menyimpan Sabu Sabu

 


Asahan|kamtibmas.my.id

Disaat Hendak sahur di sebuah permukiman warga Kabupaten Asahan Provinsi Sumut mendadak Heboh  setelah seorang pria paruh baya diamankan oleh warga karena diduga telah Mengomsumsi narkotika jenis sabu. Peristiwa itu terjadi di Dusun I, Desa Aek Bange, wilayah Aek Ledong, Kabupaten Asahan pada Jumat 

06 - 03 - 2026 

dini hari saat warga hendak melaksanakan Santap sahur.


Polisi yang menerima informasi langsung melakukan penggerebekan terhadap pria tersebut, yang diketahui berinisial S, berusia 46 tahun. Selain petugas, beberapa warga termasuk kepala dusun juga hadir menyaksikan penggerebekan tersebut


Dari pemeriksaan di lokasi, petugas polres asahan menemukan sejumlah paket narkotika jenis sabu yang disembunyikan secara rapi di dalam celah dinding kayu kamar rumah pelaku tersebut.


“Barang bukti yang berhasil diamankan terdiri dari beberapa plastik klip berisi sabu dengan ukuran berbeda. Enam paket berukuran sedang memiliki berat bruto sekitar 1,94 gram, sedangkan lima paket kecil lainnya memiliki berat bruto sekitar 0,72 gram,” kata Kasat Narkoba Polres Asahan, AKP Mulyoto, dalam keterangannya, Minggu 

08 -  03 - 2026


Selain itu, petugas juga menyita satu unit telepon genggam yang diduga digunakan untuk komunikasi transaksi, serta uang tunai sebesar Rp250 ribu yang diduga terkait aktivitas peredaran narkotika.


Pria tersebut kemudian diamankan bersama seluruh barang bukti untuk menjalani proses hukum lebih lanjut di kantor Satresnarkoba Polres Asahan. Dalam pemeriksaan awal, pelaku mengakui bahwa barang terlarang tersebut berada dalam penguasaannya. Ia juga menyebut memperoleh sabu dari seseorang yang dikenal dengan nama panggilan tertentu dan biasa ditemuinya di jalan 


Namun identitas dan keberadaan pemasok tersebut masih belum diketahui secara pasti. Aparat kepolisian terus melakukan pendalaman untuk mengungkap jaringan yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika di wilayah ini,” jelas Kasat Mulyoto.


Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan aktivitas mencurigakan agar peredaran narkotika dapat ditekan dan lingkungan tetap aman.Tim

Dandim 0208/Asahan Tinjau Kesiapan Untuk Marshalling Area Yon TP 954 Naga Berkisar di Bandar Pasir Mandoge

 


Asahan|kamtibmas.my.id

Dandim 0208/Asahan Letkol Inf Edy Syahputra, S.H., M.I.P., meninjau langsung kesiapan Marshalling Area (MA) Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) 954/Naga Berkisar di Desa Tomuan Holbung, Kecamatan Bandar Pasir Mandoge, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, Sabtu (07/03/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh persiapan lokasi marshalling area berjalan dengan baik sebelum pelaksanaan kegiatan satuan di wilayah tersebut.


Dalam kunjungan itu, Dandim melihat secara langsung kondisi lahan yang akan digunakan sebagai titik marshalling area. Ia juga memeriksa kesiapan berbagai fasilitas pendukung serta akses jalan menuju lokasi yang nantinya akan digunakan oleh personel dan perlengkapan satuan

Selain melakukan pengecekan lapangan, Dandim juga memberikan arahan kepada personel yang bertugas agar tetap menjaga kekompakan serta mempersiapkan seluruh sarana dan prasarana secara maksimal.


Menurutnya, marshalling area memiliki peran penting sebagai tempat awal konsolidasi personel dan perlengkapan sebelum melaksanakan berbagai kegiatan di lapangan.


“Marshalling area menjadi titik awal konsolidasi personel dan perlengkapan. Karena itu, kesiapan lokasi harus benar-benar diperhatikan agar setiap kegiatan yang akan dilaksanakan dapat berjalan lancar dan maksimal,” ujarnya



Dalam kesempatan tersebut, Dandim juga berdialog dengan personel yang berada di lokasi serta perangkat desa setempat. Komunikasi ini dilakukan untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat sekaligus memperkuat sinergi dalam mendukung kegiatan di wilayah.


Keberadaan marshalling area Yon TP 954/Naga Berkisar diharapkan dapat mendukung berbagai program pembangunan di daerah serta memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.


Dengan persiapan yang matang, kehadiran Yon TP 954/Naga Berkisar di wilayah tersebut diharapkan mampu berkontribusi dalam mendukung pembangunan wilayah sekaligus membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang ada di Kabupaten Asahan Provinsi Sumatra Utara.Tim

Sat Narkoba Polres Asahan Ungkap Jaringan Sabu di Kecamatan Meranti, Tiga Tersangka Diamankan

 


Asahan|kamtibmas.my.id

Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Meranti, Kabupaten Asahan. Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan tiga orang tersangka beserta sejumlah barang bukti narkotika.


Penangkapan dilakukan pada Rabu, 4/2/2026 di beberapa lokasi berbeda, yakni Dusun I Desa Air Putih, Dusun V Desa Serdang, dan Dusun IV Desa Meranti, Kecamatan Meranti, Kabupaten Asahan.


Kasat Narkoba Polres Asahan AKP Mulyoto SH MH menjelaskan, pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan adanya aktivitas transaksi narkotika jenis sabu di Dusun I Desa Air Putih. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim opsnal Sat Narkoba yang dipimpin Kanit I Ipda Harry bergerak ke lokasi dan melakukan pengintaian.


“Petugas kemudian mengamankan seorang pria berinisial E (43) di dalam sebuah rumah. Dari hasil penggeledahan badan dan tempat, ditemukan 20 plastik klip kecil berisi sabu dengan berat bruto 2,76 gram, beserta barang bukti lainnya,” jelasnya.


Dari hasil interogasi, tersangka E mengaku memperoleh sabu tersebut dari pria berinisial L (42) yang berdomisili di Desa Serdang. Tim selanjutnya melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan L di kediamannya. Dari tangan L, petugas menyita satu unit telepon genggam yang digunakan untuk berkomunikasi dalam transaksi narkotika.


Pengembangan terus dilakukan hingga akhirnya petugas mengamankan tersangka ketiga berinisial S (41) di rumahnya di Dusun IV Desa Meranti. Penggeledahan yang disaksikan perangkat desa setempat menemukan dua unit telepon genggam, empat plastik klip kosong, serta uang tunai sebesar Rp500.000. Tersangka S mengakui perannya sebagai pemasok sabu kepada tersangka L.


Selain ketiga tersangka utama, petugas juga turut mengamankan satu orang lainnya untuk dimintai keterangan guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.


Seluruh tersangka beserta barang bukti kini telah dibawa ke Sat Res Narkoba Polres Asahan untuk menjalani proses penyidikan dan pengembangan jaringan. Polisi juga masih memburu satu orang yang diduga sebagai pemasok utama dalam jaringan tersebut.


“Polres Asahan berkomitmen untuk terus memberantas peredaran narkoba hingga ke akar-akarnya. Kami mengajak masyarakat untuk tidak ragu memberikan informasi kepada pihak kepolisian,” tegasnya.


Saat ini, penyidik tengah melengkapi administrasi penyidikan serta melakukan pengembangan lebih lanjut terhadap jaringan peredaran narkotika tersebut.Ulvi