Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani, S.H., S.I.K., M. Beserta PJU Polres Bagi Bagi Takjil Kepada Pengendara Saat Menjelang Berbuka Puasa

 


Asahan|kamtibmas.my.id

Indahnya berbagi dan kepedulian di bulan suci Ramadhan kembali ditunjukkan oleh Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani, S.H., S.I.K., M. Bersama PJU Beserta Jajaran personel Satuan Polres Asahan yang dipimpin langsung Oleh Kapolres Asahan AKBP Revi di depan Mako Polres Asahan pada Jumat Sore 17.00 Wib 

13 - 03 - 2026

Kapolres Asahan melalui kegiatan sosial pembagian takjil kepada masyarakat. Kegiatan penuh kebersamaan ini  dalam indahnya Kebersamaan dalam berbagi rasa  sore tadi sekitar Mako Polres Asahan Polda Sumut. Tepatnya jalan lintas Sumatera 


Dalam kegiatan tersebut, PJU Polres Asahan  bersama masyarakat membagikan sebanyak takjil kepada pengendara yang hendak berbuka di jalan lintas tepatnya depan Mako polres yang diberikan kepada para pengendara yang melintas di kawasan sekitar depan markas polres tersebut sosial ini dipimpin langsung oleh Kapolres Asahani AKBP Revi Nurvelani, S.H., S.I.K., M.Kasat Sabhara Kasat Intel Kasat Lantas serta para personil Lainnya.


Menjelang waktu berbuka puasa, para personel polres dengan penuh semangat berdiri di tepi jalan sambil menyapa para pengendara yang melintas. Takjil yang telah disiapkan kemudian dibagikan kepada masyarakat, mulai dari pengendara roda dua, roda empat, hingga para pekerja yang masih berada di perjalanan menjelang waktu berbuka puasa


Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian Kapolres Asahan terhadap masyarakat, khususnya bagi mereka yang masih beraktivitas di jalan saat waktu berbuka puasa semakin dekat. Suasana hangat dan penuh kebersamaan terlihat jelas ketika personel Polres Asahan berinteraksi langsung dengan warga yang menerima takjil.


Antusiasme masyarakat pun tampak begitu besar. Para pengendara yang melintas terlihat menyambut kegiatan tersebut dengan penuh rasa syukur. Tidak sedikit dari mereka yang mengucapkan terima kasih kepada personel Polres Asahan atas perhatian dan kepedulian yang diberikan kepada masyarakat kabupaten Asahan 


Beberapa pengemudi yang turut melintas di lokasi juga mengaku sangat terbantu dengan adanya pembagian takjil tersebut. Bagi mereka yang masih bekerja hingga menjelang waktu berbuka, takjil yang diberikan menjadi pelepas dahaga sekaligus bentuk perhatian dari aparat kepolisian Polres Asahan kepada masyarakat.Tiem

Kapolres Palas Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Toba 2026, Dalam Rangka Perayaan Idul Fitri 1447H.

 


Kepala Kepolisian Resor Padang Lawas (Kapolres Palas), AKBP Dodik Yuliyanto, S.I.K., memimpin langsung Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Toba 2026. Dalam rangka perayaan Idul Fitri 1447 H di wilayah Kabupaten Palas. Dan yang Bertindak sebagai Komandan Upacara (Danup) adalah Kanit Turjawali Sat Lantas Polres Palas, Ipda Amir Hamzah Siregar, SH., dan Perwira Upacara (Paup) dipercayakan kepada Kasat Lantas Polres Palas, AKP Andrea Nasution, SH., dan Protokol Brigpol Wilda Harahap. Pada Kamis, (12/03/2026). Pukul 17.00 wib sampai selesai. 


Langkah ini diambil sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan personel serta sarana dan prasarana guna memastikan kelancaran arus mudik serta perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.


Kegiatan yang berlangsung di halaman Mapolres Palas ini turut dihadiri oleh Kapolres Palas AKBP Dodik Yuliyanto S.IK, Wakapolres Palas Kompol Sugianto S.Pd, Bupati Palas yang di wakili Kasat pol PP Agus Saleh Saputra Daulay, Pabung Kabupaten Palas, Mayor Arh Saleh Hasibuan, Kepala kejaksaan Negeri Palas yang mewakili, Ketua Pengadilan Agama Sibuhuan Bainar Ritonga, S.Ag., M.H. yang mewakili, Ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Palas, Ketua Pemuka Agama Mitra Kamtibmas Kabupaten Palas H Fauzan Hamidy Hasibuan, PT. Jasa Raharja Kabupaten Palas, Kakan Kemenag Palas, Para Asisten dan Pimpinan OPD Pemkab Palas, Kabag OPS AKP Aman Putra Bangunsyah, SH., Para Kasat Polres Palas, Para Kapolsek jajaran Polres Palas, Para Perwira, Peserta Upacara, Insan Pers serta lainnya. 


Seluruh pihak yang hadir memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan operasi di wilayah Hukum Polres Palas ini. 


Dalam amanat Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. yang dibacakan oleh Kapolres Palas AKBP Dodik Yuliyanto, SIK., Apel gelar pasukan ini merupakan suatu bentuk pengecekan terhadap kesiapan personel maupun sarana dan prasarana, sekaligus wujud komitmen dan sinergisitas lintas sektor dalam rangka menyukseskan Operasi Ketupat 2026, sehingga pelaksanaan mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H dapat berjalan dengan aman, nyaman, tertib dan lancar. Sebagaimana kita ketahui bersama, situasi global saat ini menunjukkan eskalasi yang semakin meningkat, mulai dari konflik antara Israel dan Palestina, hingga Israel-Amerika Serikat dan Iran. Konflik tersebut telah menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar, termasuk meninggalnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, serta memicu rangkaian aksi balasan militer, serangan terhadap infrastruktur strategis di negara kawasan Timur Tengah lainnya, termasuk serangan ke kilang minyak Aramco, fasilitas penyimpanan minyak di Teheran dan Provinsi Alborz serta pertokoan dan berbagai fasilitas publik di Beirut, Lebanon.


Situasi tersebut berimplikasi terhadap gejolak harga minyak dunia yang berdampak terhadap stabilitas ekonomi global. Apabila situasi ini tidak membaik, maka akan berpotensi melemahkan nilai tukar rupiah, memicu kenaikan harga berbagai komoditas yang dapat menurunkan daya beli masyarakat, meningkatnya inflasi, dan pengetatankebijakan berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi nasional.


"Meskipun fiskal yang pada 10 Maret 2026 harga minyak dunia sempat menurun, kondisi tersebut tetap perlu diwaspadai, mengingat situasi global masih belum sepenuhnya stabil. Menyikapi dinamika tersebut, Pemerintah terus melakukan berbagai langkah diplomasi dengan mengedepankan politik luar negeri bebas aktif dan prinsip non-blok gunamemitigasi dampak eskalasi global, sekaligus mendorong terciptanya perdamaian dunia". Ujar Kapolres. 


Sejalan dengan hal tersebut, Indonesia juga berperan aktif dalam berbagai upaya diplomasi internasional, termasuk mendorong terciptanya perdamaian antara Palestina dan Israel dengan bergabung dalam board of peace melalui pendekatan Two State Solution, karena keterlibatan lembaga-lembaga formal (PBB) saat ini sudah tidak lagi didengar. Indonesia juga bersedia menjadi juru damai dalam mengakhiri konflik antara Iran dan Israel-Amerika, dengan terus berkomunikasi dengan negara kawasan teluk, termasuk ASEAN dan negara Barat untuk mencari solusi atas konflik yang terjadi.


Di sisi lain lanjut Kapolres, Pemerintah juga menempuh langkah-langkah strategis untuk menjaga stabilitas nasional, termasuk memperkuat diplomasi perdagangan sehingga dapat menjadi peluang besar bagi dunia usaha dan industri nasional untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi agar tetap stabil. Selain itu, Pemerintah juga melakukan langkah-langkah dalam rangka menjaga kestabilan harga minyak dengan memberikan bantuan subsidi. Berdasarkan data Pertamina, stok BBM dan LPG nasional masih mencukupi. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk membeli sesuai kebutuhan dan tidak melakukan panic buying. Berbagai hal yang diupayakan Pemerintah tersebut tentunya harus kita dukung bersama-sama. 


Tidak lama lagi, kita akan menyambut perayaan Hari Raya Idul Fitri yang merupakan salah satu agenda penting nasional. Momentum ini tentunya mampu mendorong perputaran uang yang signifikan dan memberikan multiplier effect di seluruh daerah, sepanjang seluruh rangkaian berjalan dengan baik, aman, dan lancar. Dan Berdasarkan Survei Kementerian Perhubungan RI, potensi pergerakan masyarakat pada lebaran tahun 2026 mencapai 143,9 juta orang atau turun sebesar 1,75% yaitu 2,5 juta orang dibanding tahun 2025 yang mencapai 146,4 juta orang. Meskipun demikian, kita tetap perlu mengantisipasi apabila terjadi peningkatan dalam realisasi pergerakannya. Terlebih lagi, terdapat stimulus kebijakan pemerintah yang memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi masyarakat untuk melaksanakan mudik, antara lain diskon tarif tol dan tiket untuk transportasi umum, hingga kebijakan work from anywhere.


"Guna memastikan keamanan dan kelancaran perayaan Idul Fitri dan libur lebaran, Polri dengan TNI dan stakeholder terkait didukung menyelenggarakan operasi terpusat dengan sandi "Ketupat-2026" selama 13 hari, mulai tanggal 13 s.d. 25 Maret 2026 dengan melibatkan 161.243 personel gabungan. Kemudian Berdasarkan hasil Rakor Lintas Sektoral, puncak arus mudik dan arus balik diprediksi terjadi dalam dua gelombang, dimana puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 14 s.d. 15 Maret 2026 dan 18 s.d. 19 Maret 2026. Sementara itu, puncak arus balik diprediksi terjadi pada 24 s.d. 25 Maret 2026 dan 28 s.d. 29 Maret 2026". Ucap AKBP Dodik Yuliyanto, SIK. 


Selain itu, Polri telah menyiapkan 2.746 pos, yang terdiri dari 1.624 Pos Pam, 779 Pos Yan, serta 343 Pos Terpadu, sebagai pusat informasi dan pelayanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan. Pengamanan juga akan difokuskan terhadap 185.607 objek berupa masjid, lokasi shalat Idul Fitri, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api, dan bandara. Untuk mendukung pelaksanaan Operasi Ketupat,Pemerintah telah mengeluarkan Surat Keputusan Bersama tentang Pengaturan Lalu Lintas Jalan serta Penyeberangan Selama Masa Arus Mudik dan Arus Balik Angkutan Lebaran 2026/1447 Η.


SKB tersebut mengatur tentang pembatasan operasional angkutan barang, penerapan sistem one way, contra flow dan ganjil-genap, penundaan proyek konstruksi, pengaturan penyeberangan laut, serta pengalihfungsian sementara penimbangan kendaraan sebagai tempat istirahat bagi pengguna jalan. Untuk itu, saya berharap agar seluruh personel memedomani dan mensosialisasikan pelaksanaan SKB ini, sehingga dapat dipahami dan dilaksanakan dengan baik.


Selanjutnya, guna menjaga kelancaran pada jalur penyeberangan, akan diterapkan delaying system, buffer zone dan sistem first come first in. Selain kelancaran arus lalu lintas dan jalur penyeberangan, stabilitas harga dan ketersediaan Bapokting serta BBM juga perlu mendapatkan perhatian. Oleh karena itu, lakukan monitoring ketersediaan pasokan dan fluktuasi harga, serta pastikan distribusi terlaksana dengan lancar dan tepat waktu. Berdasarkan mapping kerawanan, terdapat beberapa prediksi gangguan kamtibmas yang perlu diantisipasi, antara lain kejahatan konvensional, premanisme, balap liar, dan perkelahian antar kelompok. Untuk itu, lakukan patroli rutin dengan melibatkan Pam Swakarsa, utamanya pada titik-titik dan jam rawan.


Selain itu, lakukan pendataan rumah-rumah kosong yang ditinggalkan pemudik dan sediakan layanan penitipan kendaraan bermotor di Kantor Kepolisian guna memberikan rasa aman bagi masyarakat. Kemudian, berdasarkan prediksi BMKG, secara umum potensi cuaca wilayah Indonesia pada saat Arus Mudik Lebaran dalam kondisi berawan hingga hujan lebat. Oleh karena itu, perlu kewaspadaan khusus terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama di wilayah selatan Indonesia seperti Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara. Untuk itu, diperlukan kesiapsiagaan baik penyiapan tim tanggap bencana, sarana dan prasarana pendukung, termasuk langkah-langkah penanganan bencana baik pada tahap pra, saat dan pasca bencana. 


Seluruh pelaksanaan operasi tentunya harus didukung dengan strategi komunikasi publik yang baik. Untuk itu, pastikan masyarakat mengetahui seluruh informasi layanan Kepolisian, pesan-pesan Kamtibmas hingga penerapan rekayasa lalu lintas.

Selain itu, optimalkan layanan Kepolisian 110 guna menghadirkan pelayanan Kepolisian yang responsif dan solutif, sehingga masyarakat dapat merasakan kehadiran rekan-rekan, baik dalam menginformasikan perkembangan situasi hingga menyelesaikan berbagai permasalahan di tengah masyarakat. Sebelum mengakhiri amanat ini, saya ingin mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel pengamanan gabungan, baik dari unsur TNI-Polri, Kementerian

terkait, BNPB, BMKG, Basarnas, Pertamina, Jasa Raharja, Jasa Marga, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pemadam Kebakaran, Pramuka dan Mitra Kamtibmas lainnya yang telah berpartisipasi dalam mendukung Operasi Ketupat 2026.


Pada kesempatan ini, perlu saya tekankan kembali bahwa keberhasilan Operasi Ketupat ini merupakan tanggung jawab kita bersama. Untuk itu, terus tingkatkan soliditas dan sinergisitas dalam setiap pelaksanaan tugas, bersama kita wujudkan "Mudik Aman, Keluarga Bahagia". Selamat bertugas, jadikan setiap penugasan sebagai kehormatan, setiap tantangan sebagai panggilan tugas, serta setiap pelayanan bagi masyarakat, bangsa, dan negara sebagai ladang ibadah untuk mendapatkan ridho Tuhan Yang Maha Kuasa.


"Terakhir, saya juga mengucapkan "Selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan dan Selamat merayakan Hari Raya Idul Fitri 1447 H" kepada seluruh umat Islam yang merayakan. Semoga di bulan yang penuh rahmat ini, kita senantiasa dilimpahi ampunan dan keberkahan dalam menyambut hari kemenangan, semoga Tuhan Yang Maha Kuasa, senantiasa memberikan perlindungan, kekuatan, serta keselamatan kepada kita, dalam memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara". Pungkas Kapolres Palas AKBP Dodik Yuliyanto, SIK. 


Hingga selesai Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Toba 2026. Dalam rangka perayaan Idul Fitri 1447 H di wilayah Kabupaten Palas berlangsung aman dan tertib.


Tiem

Persatuan Pedagang Pasar Medan (P3M) mendukung Polri memberantas aksi premanisme seperti pungli dan parkir liar dipasar-pasar tradisional.


*Medan,-* Persatuan Pedagang Pasar Medan (P3M) mendukung Polri memberantas aksi premanisme seperti pungli dan parkir liar dipasar-pasar tradisional dikota Medan dan daerah lainnya sehingga tercipta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yg kondusif khususnya pada saat Bulan Suci Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H.


Demikian ditegaskan Ibnu Khaldun Nasution,SE selaku Ketua Persatuan Pedagang Pasar Medan (P3M) . " Dalam hal ini kami selaku  Persatuan Pedagang Pasar Medan (P3M) berkomitmen akan selalu turut serta mendukung Polri dalam menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan tertib khususnya memberantas aksi aksi premanisme yang sering terjadi dipasar-pasar tradisional yang ada dikota Medan ataupun daerah lainnya. Maraknya aksi premanisme yg terjadi dipasar tradisional sangat meresahkan dan merugikan para pedagang, omset penjualan menurun drastis dikarenakan masyarakat malas untuk datang berbelanja kepasar - pasar tradisional serta maraknya pungutan liar berupa jaga malam dan sewa lapak yang sangat meresahkan dan merugikan para pedagang dan pelaku UMKM "tegasnya. 


Dikatakan, sebagai wadah bagi para Pedagang Pasar Tradisional,  Persatuan Pedagang Pasar Medan (P3M) akan terus menjadikan organisasi ini sebagai wadah para Pedagang Pasar Tradisional untuk tetap menjalankan fungsinya sebagai kontrol di masyarakat khususnya dipasar tradisional demi menciptakan situasi yang aman dan tertib.


Untuk itu, Ibnu Khaldun Nasution,SE mengajak semua elemen masyarakat khususnya para pedagang Pasar Tradisional untuk bersama-sama turut serta mendukung Polri dalam memberantas aksi-aksi premanisme demi  terciptanya situasi Kamtibmas yang kondusif dilingkungan pasar tradisional sehingga meningkatkan penghasilan dan perekonomian para pedagang pasar tradisional dan pelaku UMKM lainnya.


Sebab, lanjut Ibnu Khaldun Nasution,SE Situasi Kamtibmas yang kondusif bukan hanya tanggung jawab pihak Kepolisian saja tapi merupakan tanggung jawab kita bersama. "ungkapnya. *(Tim)*

Soal Gugatan Lahan, Hakim Harus Objektif Melihat Kasus Ini



*Medan,-* Kuasa Hukum Penggugat kasus gugatan pihak ketiga (derden verzet) No Reg. No: 584/Pdt.Bth/2025/PN Medan, Mahmud Irsad Lubis SH, minta agar hakim yang menangani kasus ini bisa lebih objektif. Dan memutuskan bahwa Pembantah adalah pembantah yang baik dan berhak atas tanah yang didalilkan dalam gugatan bantahan tersebut. 


"Hari ini kita baru saja menyelesaikan 

pemeriksaan setempat (descente) atas perkara 584/Pdt.Bth/ 2025/ PN MDN bahwa  pelaksanaan descente dihadiri Majelis Lengkap, Panitera Pengganti serta pembantah/kuasanya dan terbantah/kuasanya. Dalam pelaksanaan tersebut pembantah telah menunjukkan lahannya seluas 4,5 Ha dengan batas-batas yang dalam gugatan telah disebutkan gugatan yang telah incraht yang sebelumnya dimenangkan para terbantah ternyata masuk dalam wilayah tanah milik pembantah,"Mahmud Irsad Lubis. 


Dikatakan, indikasi yang menyatakan para terbantah menguasai lahan fisik tidak dapat dibuktikan dan ada keraguan dari para terbantah karena tidak konsisten dari perkataannya. "Ada Insiden kecil soal mekanisme hukum yang kurang dihormati para terbantah yang dapat mencederai penegakan hukum. Disini mungkin para terbantah kurang memahami makna pelaksanaan Descente,"jelasnya. 


Dalam sidang lapangan tersebut sempat hampir terjadi adu jotos antara pengacara terbantah Said Azhari dengan pihak ahli waris. Bahkan, pihak terbantah melalui pengacara dan ahli waris  Rifan sempat di usir dari tanah tersebut.


Pasalnya, pernyataan Said Azhari yang tidak menguasai objek tanah tersebut dengan ahli waris kepada hakim PN Medan memicu kemarahan. Maka terjadi keributan kecil pihak pengacara, Said Azhari berupaya memukul ahli waris yang mengklaim tanah tersebut.


Hal senada disampaikan Penggugat (pembantah), M Nur Azadin yang menjelaskan bahwa , pada hari ini (Kamis 12 Maret 2026) telah dilakukan  pemeriksaan setempat (Descente) di Jalan Pancing 1, Kelurahan Besar Kecamatan Medan Labuhan.  Pihak pengugat (bantahan) ini telah terlaksana proses sidang lapangan menunjukan batas-batas lahan  bersamaan dengan  Hakim, Abdul Hadi nasution yang menyaksikan secara langsung dengan seksama lokasi tersebut. Serta adanya  fakta peta  petunjuk makam keramat  Datok Pulo yang menandakan bentuk fakta di lapangan.  


Sementara pihak terbantah,  melalui pernyataan pengacara tersebut tidak bisa menguasai tanah pengugat di depan hakim, "Saya berterimah kasih kepada Hakim beserta jajaran  PN Medan yang sangat profesional menanggani kasus tanah ini,"ungkap Pembantah. 


Kasus ini bermula saat M Nur Azaddin yang mengklaim sebagai pemilik lahan berdasarkan dokumen legalisasi pelepasan dan penyerahan hak dengan ganti rugi Nomor: 68/PPGGR/PTTSDBT/22/11/2023 tanggal 20 November 2023, mengetahui bahwa tanah miliknya tiba-tiba menjadi objek sengketa dalam perkara Nomor: 10/Eks/2019/251/Pdt.G/2011/PN Mdn.


Setelah melakukan penelusuran, ia menemukan bahwa lahan yang disengketakan dikaitkan dengan Grant Sultan Deli Nomor 1657 tahun 1916 dan 1906. Namun, berdasarkan Surat Keterangan Nomor: 24.19/IM-SD/2024, diketahui bahwa lokasi yang disebutkan dalam Grant Sultan tersebut sebenarnya berada di atas tanah konsesi milik Deli Cultuur Maatschappij (Kebun Maryland), berdasarkan perjanjian antara Sultan Deli Makmun Al Rasyid Perkasa Alam dengan T.H. Muntinga pada 23 Maret 1869.


Dengan demikian, menurut pelapor dan kuasa hukumnya, Grant Sultan atas tanah tersebut tidak pernah diterbitkan secara sah di atas lahan yang kini disengketakan. Hal ini menjadi dasar pelapor melaporkan kasus ini sebagai dugaan pemalsuan dokumen ke Polda Sumut.


“Surat keterangan Sultan Deli yang kami miliki mempertegas bahwa Grant Sultan Nomor 1657 tidak pernah diterbitkan untuk lahan tersebut. Maka itu, kami menilai ini adalah bentuk pemalsuan yang merugikan hak kepemilikan klien kami,”jelas M Azadin belum lama ini. 


Ia berharap kasus ini segera diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia. *(Tim)*

Ikatan Alumni (IKA) PMII Sumut ajak masyarakat di Sumut jangan terprovokasi atas konflik yang terjadi di Timur Tengah.


*Sumatra Utara,-* "IKA PMII Sumut memandang bahwa  konflik antar kedua negara ini yaitu Iran dan Israel mutlak adalah konflik politik, tidak berkaitan dengan konflik agama, untuk itu agar masyarakat Sumatera Utara tidak mudah terprovokasi terhadap asumsi yang menyatakan bahwa konflik yang terjadi antara Iran – Israel ini merupakan konflik antar agama." kata Ketua IKA PMII Sumut, ANCE SELIAN kepada media, Medan (12/3/26).


Pernyataan ANCE SELIAN sejalan dengan hasil Rapimnas IKA PMII di Ancol tanggal 5 Maret 2026 yang berkomitmen untuk bersinergi dengan pemerintah Indonesia dalam menghadapi dampak tantangan global, termasuk ketegangan geopolitik di Timur Tengah, demi menjaga stabilitas dan keselamatan bangsa.


Fokus pada Kebijakan Luar Negeri Bebas Aktif, Alumni PMII mendorong pemerintah untuk bersikap proaktif, tegas, dan memanfaatkan ruang diplomasi melalui PBB untuk menghentikan konflik, sesuai dengan prinsip politik luar negeri Indonesia.


Ketua IKA PMII Sumut, ANCE SELIAN mendukung sikap kebijakan Luar Negeri Indonesia yang didasarkan pada Prinsip “Bebas Aktif” dalam hal ini Indonesia tidak akan melibatkan diri dalam perang dan konfik antar Negara namun akan tetap berkontribusi untuk turut serta dalam menjaga perdamai dunia.


"Masyarakat Sumatera Utara jangan sampai terprovokasi dengan adanya statemen yang mengatakan bahwa konflik perang yang terjadi antara Iran dengan Israel yang didukung Amerika Serikat adalah perang antar agama, hal tersebut tidak benar dan dapat menimbulkan perpecahan di masyarakat Sumatera Utara yang Plural, sebab hal tersebut murni latar belakang kepentingan politik, Masyarakat di Sumatera Utara jangan sampai terpecah belah dengan konflik yang terjadi di Timur Tengah" jelasnya.


ANCE SELIAN juga menambahkan bahwa kebijakan kerjasama baik Regional maupun Internasional yang dilakukan oleh Presiden RI Prabowo Subianto yang melibatkan beberapa negera, bukanlah merupakan bentuk dukungan terhadap Israel, namun untuk peningkatan ekonomi Indonesia dan legitimasi Indonesia di mata dunia, sehingga kita perlu mendukung Kebijakan Pemerintah tersebut, ungkapnya.


Selain itu, ANCE SELIAN selaku IKA PMII Sumut juga meminta Kepada Masyarakat Sumatera Utara untuk tetap menjaga kondusifitas Kamtibmas di Sumatera Utara dan tidak terpecah belah atas situasi konflik di Timur Tengah. *(Tim)*

Pintu Air Desa Sei Mataram Mulai Dibenahi DPRD Batu Bara Apresiasi Respons Cepat Kodim 0208 Asahan

 


Batu bara|kamtibmas.my.id

Persoalan pintu air irigasi di Desa Sei Mataram, Kecamatan Nibung Hangus, Kabupaten Batu Bara yang sempat viral di media sosial dan menjadi keluhan masyarakat, akhirnya mulai mendapat penanganan.Hal tersebut disampaikan oleh Anggota DPRD Kabupaten Batu Bara, dari fraksi partai Gerindra Muhammad Ridwan, yang sebelumnya melakukan inspeksi mendadak (sidak) langsung ke lokasi pada pekan lalu.Dalam keterangannya kamis 6/3/2026, Muhammad Ridwan mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi respons cepat dari berbagai pihak yang telah turun tangan memperbaiki pintu air tersebut, sehingga persoalan irigasi yang selama ini dikeluhkan petani mulai menemukan titik terang


Alhamdulillah, setelah saya melakukan sidak langsung ke lapangan terkait persoalan irigasi ini, akhirnya permasalahan yang selama ini dikeluhkan masyarakat mulai menemukan solusi. Hari ini kita melihat sudah ada langkah nyata untuk membenahi pintu air tersebut," ujarnya.Ridwan mengungkapkan, sebelumnya laporan masyarakat mengenai kerusakan irigasi di wilayah tersebut terkesan kurang mendapatkan perhatian serius dari pihak yang bertanggung jawab, khususnya Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dan Dinas Pertanian Kabupaten Batu Bara.


Alhamdulillah, setelah saya melakukan sidak langsung ke lapangan terkait persoalan irigasi ini, akhirnya permasalahan yang selama ini dikeluhkan masyarakat mulai menemukan solusi. Hari ini kita melihat sudah ada langkah nyata untuk membenahi pintu air tersebut," ujarnya.Ridwan mengungkapkan, sebelumnya laporan masyarakat mengenai kerusakan irigasi di wilayah tersebut terkesan kurang mendapatkan perhatian serius dari pihak yang bertanggung jawab, khususnya Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dan Dinas Pertanian Kabupaten Batu Bara. 


Namun berkat dukungan dan keterlibatan Tim Kodim 0208/Asahan, persoalan tersebut kini mulai ditindaklanjuti.Menurutnya, langkah tersebut juga merupakan bagian dari dukungan terhadap program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam memperkuat sektor ketahanan pangan nasional."Kami sangat mengapresiasi dukungan dan atensi dari Dandim Kodim 0208/Asahan yang telah membantu mewujudkan harapan masyarakat agar irigasi ini dapat kembali berfungsi dengan baik demi mendukung aktivitas pertanian," katanya.Ia berharap ke depan seluruh pihak dapat terus bersinergi dalam melakukan pembenahan berbagai persoalan di sektor pertanian, sehingga dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.Selain itu, Ridwan juga memberikan catatan penting kepada Pemerintah Kabupaten Batu Bara agar melakukan evaluasi terhadap struktur internal di Ujarnya.(js)

Jembatan Garuda Resmi Diluncurkan, Dandim 0208/Asahan dan Bupati Batu Bara Saksikan Peresmian oleh Presiden Prabowo

 


Asahan|kamtibmas.my.id

Jembatan Garuda resmi diluncurkan oleh Presiden Republik Indonesia sebagai bagian dari program pembangunan infrastruktur nasional. Komandan Kodim 0208/Asahan Letkol Inf Edy Syahputra, S.H., M.I.P., bersama Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., turut menyaksikan peluncuran pembangunan 200 titik Jembatan Garuda yang dilaksanakan pada Senin 09/03/2026


Jembatan Garuda menjadi salah satu program strategis pemerintah untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah di berbagai daerah. Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan peresmian jembatan modular yang berada di Desa Sei Buah Keras, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara, yang selama ini menjadi jalur penting bagi aktivitas masyarakat setempat.


Program pembangunan 200 titik Jembatan Garuda dilaksanakan secara serentak di sejumlah wilayah Indonesia. Program ini bertujuan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur sekaligus membuka akses transportasi yang lebih baik bagi masyarakat, khususnya di daerah yang sebelumnya memiliki keterbatasan sarana penghubung.


Dandim 0208/Asahan Letkol Inf Edy Syahputra menjelaskan bahwa pembangunan jembatan modular di Desa Sei Buah Keras merupakan hasil sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan TNI dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah.


Menurutnya, kehadiran jembatan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, terutama bagi petani dan pelaku usaha yang selama ini bergantung pada jalur tersebut untuk mengangkut hasil produksi.


“Dengan adanya jembatan ini, diharapkan akses masyarakat menjadi lebih lancar sehingga dapat mendorong peningkatan perekonomian warga sekitar,” ujar Dandim.


Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas perhatian yang diberikan kepada daerah melalui pembangunan infrastruktur, khususnya melalui program Jembatan Garuda yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.


Pembangunan jembatan modular di Desa Sei Buah Keras sebelumnya dilakukan secara intensif oleh personel Kodim 0208/Asahan bersama personel Yon Zipur I/DD serta masyarakat setempat. Kerja sama tersebut menjadi contoh nyata semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat dalam membangun fasilitas yang dibutuhkan warga.


Dengan diresmikannya jembatan tersebut, masyarakat kini dapat menikmati akses transportasi yang lebih aman, cepat, dan nyaman. Kehadiran jembatan ini juga diharapkan mampu memperlancar mobilitas barang dan orang di wilayah tersebut.


Program pembangunan Jembatan Garuda menjadi bukti komitmen pemerintah bersama TNI dalam menghadirkan pembangunan infrastruktur yang merata di berbagai daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(js)

Bhabimkamtibmas Polsek Sosa melaksanakan Taraweh Keliling

 


Asahan|kamtibmas.my.id

Dalam rangka menjaga dan memelihara situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Sosa, Bhabimkamtibmas Polsek Sosa melaksanakan Taraweh Keliling di Wilkum Polsek Sosa serta memberikan pesan pesan kamtibmas. Senin. (09/03/2026) pukul 21.00 wib di Mesjid Taqwa Muhammdiyah, desa Pasar Ujung Batu, Kecamatan Sosa,  Kabupaten Padang Lawas.


Kapolres Padang Lawas AKBP Dodik Yuliyanto, SIK., melalui Kasat Binmas AKP Gulliat Harahap mengatakan Hadirnya Polri ditengah-tengah Masyarakat sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.


"Terjalinnya silaturrahmi dengan masyarakat sekaligus menyampaikan Pesan-Pesan kamtibmas. Situasi aman dan Kondusif". Ujar Kasat Binmas. 


Sementara Ps Kasubsi Penmas Bripka Ginda K Pohan Kepada awak media menambahkan Bhabinkamtibmas juga selain menyampaikan pesan-pesan dan himbauan Kamtibmas juga mengajak kepada masyarakat yang mempunyai informasi seputar kamtibmas atau yang ingin menyampaikan saran maupun pengaduan, bisa menghubungi Bhabinkamtibmas terdekat maupun Call Center 110 atau langsung datang ke Polsek Sosa. 


"Dalam melakukan taraweh keliling, Bhabinkamtibmas Polsek Sosa Polres Padang Lawas yang telah menyampaikan pesan-pesan Kamtitbmas sehingga masyarakat yang ikut taraweh dimesjid semakin merasa nyaman dan terlindungi.” Ungkapnya.Tim

Polres Asahan Siagakan Pos Pos Pengamanan Strategis Menjelang Lebaran Idul Fitri 1447 H

 


Asahan|kamtibmas.my.id

Kepolisian Resor (Polres) Asahan menetapkan beberapa Pos  Pos pengamanan (Pos Pam) strategis untuk menjamin kelancaran arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Langkah ini menjadi bagian dari operasi kemanusiaan terpadu yang melibatkan sinergi antara Polri, TNI, dan Pemerintah Daerah.kabupaten Asahan Sumatra Utara.


,"Kapolres Asahan menetapkan peta kekuatan personel dan infrastruktur pengamanan. Fokus utama pengamanan mencakup lokasi rawan kemacetan, pusat keramaian, hingga pintu masuk transportasi Lintas Sumatra


"Kapolres Asahan AKBP Revi ingin memastikan bahwa kehadiran petugas di titik-titik ini dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat, baik saat arus mudik, di saat menjelang Hari H mau pun pelaksanaan salat Idul Fitri, hingga perayaan Lebaran Ketupat nanti," ujar Kapolres Asahan AKBP Revi saat di Hubungi Team Media. Selasa

10 - 03 - 2026


Ada pun  titik tersebut meliputi Pos Pelayanan dan Pengamanan di wilayah hukum Polres Asahan Polda Sumut, , dan kawasan keramaian maupun di kawasan jalan lintas Sumatra tersebut akan disiagakan pula Pos Terpadu diseputaran wilayah hukum Polres Asahan serta pendukung seperti Satgas Ops dan Posko Utama.


Mengapresiasi hal ini, Kapolres Asahan  menyatakan kesiapan polres bersama Muspika kabupaten Asahan untuk memberikan dukungan penuh secara operasional di lapangan. Menurutnya, AKBP Revi juga telah menginstruksikan untuk memastikan seluruh Personil Polres Bersama Personil TNI Baik Jajaran Kodim Lanal dan Bataliyon Siap mem back-up kebutuhan teknis pengamanan. pos Pam Lebaran tersebut.


"Sinergi antara TNI Polri Bersama Masyarakat adalah kunci agar pelayanan kepada masyarakat berjalan maksimal. Dalam pengamanan lebaran arahan kapolres untuk mendukung penuh operasional di sejumlah titik pos pos pengamanan di lapangan," Ujar Kapolres Asahan AKBP Revi Saat Di Tanyak Persiapan Pengamanan Menjelang Lebaran.


Selain fokus pada hari raya, ini memberikan perhatian khusus pada tradisi Lebaran Ketupat yang kerap memicu kemacetan besar di wilayah hukum polres Asahan. Koordinasi lintas sektoral diharapkan mampu meminimalisir gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) serta memastikan arus lalu lintas tetap terkendali di tengah tingginya mobilitas bagi warga.kabupaten Asahan Provinsi Sumatra Utara Wilkum Polda Sumut. Intinya kita kerja maksimal sesuai arahan polda Sumatra Utara. Tim

Warga Minta Walikota Rico Waas Nonaktifkan Camat Medan Timur dan Lurah PB Bengkel



*Medan,-* Emak emak warga Perwira II, Lingkungan IX, Kelurahan Pulo Brayan Bengkel, Kecamatan Medan Timur geruduk Kantor Camat Medan Timur Jalan HM Said, Medan, Jumat (6/3) pagi. Warga menolak pengangkatan M Salim  sebagai Kepala Lingkungan (Kepling) IX karena sebelumnya M Salim pernah menjabat sebagai Kepling IX namun tidak amanah dan mengecewakan warga. 


Bermula Kedatangan emak emak ke kantor camat melakukan aksi damai untuk mempertanyakan pemilihan dan pengangkatan kepling dugaan yang sudah di skenario oleh oknum camat dan lurah,aksi demo sempat ricuh karena sudah tiga jam lebih para pedemo menunggu camat medan timur tak kunjung jumpaian para pendemo yang sambil membawa poster bertuliskan penolakkan sallim menjadi kepling lingkungan IX, kericuan redam setelah camat keluar dari ruangan kantornya.


Massa emak emak akhirnya di perbolehkan masuk kedalam aula kantor camat , dan mengungkap aspirasi nya,

"Kami tidak mau pak M Salim menjadi Kepling kami. Karena sebelumnya saat beliau menjabat sebagai Kepling IX dia tidak amanah dan mengecewakan kami sebagai wargannya. Kami tetap mendukung Endang Priska menjadi Kepling ,"ungkap salah seorang warga, Irmawati pada wartawan, Jumat (6/3). 


Warga lainnya Rini mengatakan Endang tidak di lantik sementara mendapat dukungan 350 suara. "Dan sewaktu menjabat selalu humanis tidak pernah menyusahkan kami masyarakat semua urusan di buatnya gratis,"jelasnya.


Sementara, sambung Rini, sewaktu M Salim menjabat Kepling pada tahun 2021-2022 ketika mengurus surat selalu dikenakan biaya semua urusan pakai uang.kinerja M Sallim sudah buruk di mata warga 


Selain itu Adapun beberapa poin penolakan warga terhadap M Salim diantaranya, sewaktu Salim menjabat Kepling IX tidak amanah, urusan surat menyurat susah, bantuan untuk masyarakat tidak pernah sampai ke masyarakat, banyak bantuan ditimbun di rumah, keluhan masyarakat tidak pernah di dengar selama dia menjadi Kepling IX. 


Warga menilai isu dugaan suap menerpa pengangkatan kepling IX pulo Brayan.

Aspirasi emak emak dijawab Camat Fernanda yang menyebutkan Dari pengangkatan kepling ada penilaian nya , Camat beralasan M sallim penilaian baik dari pada endang, 


Sontak kericuanpun terjadi emak emak para pendemo berteriak tidak terima yang di sebutkan camat,dan emak emak menduga penilaian yang sudah settingan terlebih dahulu, karena pengangkatan kepling IX pulo brayan dugaan kuat orang Camat dan oknum anggota DPRD  ucapan sejumlah emak emak yang kesal sambil keluar dari aula


Menanggapi aksi warga Perwira II, Lingkungan IX, Camat Medan Timur, Fernanda dalam wancaranya mengatakan, pengangkatan Kepling sesuai dengan mekanisme yang diatur melalui Perda Kota Medan Nomor: 9 Tahun 2017 dan Perwal Kota Medan Nomor : 21 Tahun 2021 tentang pengangkatan  dan pemberhentian Kepala Lingkungan.

 "Kami akan terus melakukan pengawasan kepada, M Salim. Jika nantinya dia melanggar ketentuan-ketentuan yang berlaku segera kami copot,",tegas Camat.


Emak-emak pendemo yang kecewa atas keputusan Camat yang ngotot M Sallim menjadi kepling IX pulo Brayan, dalam hal ini warga Lingkungan IX pulo Brayan protes dan mengkritik Walikota Medan Rico Waas yang tidak tegas dalam pengawasan dalam pengangkatan kepling dan mendesak menonaktifkan Camat Medan Timur dan lurahnya dugĂ an adanya terlibat kecurangan tidak netral, dalam waktu ini warga akan kembali melakukan aksi demo ke kantor walikota ungkap seorang ibu rumah tangga  yang kesal warga Lingkungan IX. *(Tim)*